Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 08 Feb 2019 18:52 WIB

Ini Harga Bensin Non Subsidi Pakai Formula Baru

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM nomor 19 K/10/MEM/2019 tentang formula harga jual eceran untuk jenis Bahan Bakar Minyak Umum jenis Bensin dan Minyak Solar. Dengan adanya formula ini, harga jual bensin umum dinilai akan lebih wajar.

Menyusul diberlakukannya Kepmen tersebut, sejumlah badan usaha BBM diketahui telah melayangkan surat berisi perubahan harga jual eceran untuk BBM mereka. Badan usaha tersebut yakni Shell dan Vivo.

Mengutip CNBC Indonesia, Jumat (8/2/2019), berikut daftar lengkap badan usaha yang tercatat harganya sudah sesuai Kepmen tersebut, dan badan usaha yang akan melakukan perubahan harga jual eceran BBM:

1. Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Badan Usaha yang sudah sesuai (tidak melakukan penyesuaian) dengan Kepmen ESDM Nomor 19 K/10/MEM/2019

a. PT AKR Corporindo, Tbk:
- Gasoline RON 92 Jawa Timur, harga dulu: Rp 9.900/liter; harga sekarang: Rp 9.900/liter
- Gasoline RON 92 Jawa Tengah, harga dulu: 9.700/liter; harga sekarang: Rp 9.700/liter
- Gasoline RON 92 DI Yogyakarta, harga dulu: 9.700/liter; harga sekarang: Rp 9.700/liter
- Gasoline RON 92 DKI Jakarta, harga dulu: 9.700/liter; harga sekarang: Rp 9.700/liter
- Gasoline RON 92 Lampung, harga dulu: 9.700/liter; harga sekarang: Rp 9.700/liter
- Gasoline RON 92 Kalimantan Barat, harga dulu: 9.700/liter; harga sekarang: Rp 9.700/liter

b. PT ExxonMobil Lubricants Indonesia
- Mogas 92 R Jawa Barat, harga dulu: Rp 9.800/liter, harga sekarang: Rp 9.800/liter
- Mogas 92 R Banten, harga dulu: Rp 9.900/liter, harga sekarang: Rp 9.900/liter

c. PT Garuda Mas Energi
- Bensin RON 90 Jabodetabek dan Jawa Barat, harga dulur Rp 8.900 - 9.100/liter, sekarang: Rp 8.900 - 9.100/liter


2. Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Badan Usaha yang telah melakukan penyesuaian dengan Kepmen ESDM Nomor 19 K/10/MEM/2019

a. PT Aneka Petroindo Raya per 6 Februari 2019
- BP 90 Jabodetabek, harga dulu Rp 9.950/liter, sekarang Rp 9.350/liter
- BP 92 Jabodetabek, harga dulu Rp 10.500/liter, sekaraang Rp 9.900/liter
- BP 95 Jabodetabek, harga dulu Rp 11.950/liter, sekarang Rp 10.950/liter
- BP Diesel (CN 48) Jabodetabek, harga dulu Rp 11.900/liter, sekarang Rp 11.100/liter

b. PT Vivo Energy Indonesia per 8 Februari 2019, wilayah DKI Jakarta, Bekasi, Tangerang Selatan
- Mogas 89, harga dulu Rp 7.600/liter, sekarang Rp 7.600/liter
- Mogas 90, harga dulu Rp 9.900/liter, sekarang Rp 9.750/liter
- Mogas 92, harga dulu Rp 10.150/liter, sekarang Rp 9.800/liter
- Mogas 95, harga dulu Rp 11.900/liter, sekarang Rp 10.850/liter

c. PT Shell Indonesia per 9 Februari 2019
Super (RON 92)
- Jabodetabek, harga dulu Rp 10.450 - 10.550/liter, sekarang Rp 9.900/liter
- Bandung, harga dulu Rp 10.550/liter, sekarang Rp 9.900/liter
- Jawa Timur, harga dulu Rp 10.600/liter, sekarang Rp 9.900/liter
- Sumatera Utara, harga dulu Rp 10.400/liter, sekarang Rp 9.900/liter

V-Power (RON 95)
- Jabodetabek, turun dari Rp 11.900-12.050/liter, menjadi Rp 10.950/liter
- Bandung, turun dari Rp 12.050/liter, menjadi Rp 10.950/liter
- Jawa Timur, turun dari Rp 12.050/liter, menjadi Rp 10.950/liter


Diesel (CN 51)
- Jabodetabek, harga dulu Rp 11.850 - 12.000/liter, sekarang Rp 11.900/liter
- Bandung, harga dulu Rp 12.000/liter, sekarang Rp 11.900/liter

Diesel Extra (CN 48)
- Sumatra Utara, harga dulu Rp 11.900/liter, sekarang Rp 11.550/liter

Regular (RON 90)
- Jabodetabek, turun dari Rp 9.950/liter, menjadi Rp 9.300/liter
- Bandung, turun dari Rp 10.000/liter, menjadi Rp 9.300/liter (ara/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com