Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 21 Feb 2019 14:23 WIB

Alat Ini 'Sulap' Sampah Plastik Jadi BBM, Harganya Rp 5 Juta

Uje Hartono - detikFinance
Foto: Uje Hartono/detikcom Foto: Uje Hartono/detikcom
Banjarnegara - Sampah plastik menjadi persoalan karena susah terurai, tapi bukan berarti tak ada solusinya. Contohnya Di Banjarnegara, Jawa Tengah, sampah plastik diubah menjadi bahan bakar minyak (BBM) oktan 80 dengan menggunakan alat sederhana.

Caranya, sampah plastik dimasukkan ke dalam tabung untuk dipanaskan. Nantinya tabung tersebut terhubung dengan pipa yang akan mengubah uap sampah plastik tersebut menjadi BBM.

"Sampah plastiknya apa saja, baik bekas botol minuman, bungkus jajanan. Nanti setelah dipanaskan selama satu jam mulai berubah menjadi premium kandungannya oktan 80," terang Irhamto inovator pembuatan alat mengubah sampah plastik menjadi BBM saat ditemui di TPA Winong, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Kamis (21/2/2019).


Menurut Irhamto 5 kilogram sampah plastik ini bisa menghasilkan 2,5 liter BBM premium. Saat ini, alat sederhana ini sudah terjual di beberapa daerah. Misalnya di Banyumas, Pekalongan dan di Banjarnegara. Satu unit alat tersebut dijual seharga Rp 5 juta.

"Alatnya murah, Rp 5 juta untuk kapasitas 5 ton sampah plastik. Tetapi, semangat kami sebenarnya bukan pada penjualan alat ini, tetapi edukasi warga soal pemanfaatan sampah plastik. Termasuk untuk menjelaskan kenapa sampah organik dan non organik harus dipisah," kata dia.


Alat peracik sampah plastik jadi BBM PremiumAlat peracik sampah plastik jadi BBM Premium Foto: Uje Hartono/detikcom

Menurutnya, pengolahan sampah plastik menjadi BBM ini solusi tepat. Sebab, jika dimanfaatkan menjadi barang lain, nantinya tetap akan kembali menjadi sampah.


"Kalau menjadi BBM ini kan selesai, sampah plastiknya sudah hilang menjadi BBM," ujarnya.

BBM jenis premium hasil dari olahan sampah ini sementara ini digunakan untuk mesin pemotong rumput. Meski demikian, tetap bisa digunakan untuk kendaraan.

"Kami pernah mencoba untuk motor, dan tetap jalan. Hanya, sejauh ini sering digunakannya untuk mesin pemotong rumput," tuturnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed