Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 28 Feb 2019 19:53 WIB

Pemerintah Minta Inalum Kaji Caplok Saham Vale

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pemerintah meminta PT Inalum (Persero) untuk mengkaji pengambilalihan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Vale sendiri berencana untuk divestasi saham.

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Fajar Harry Sampurno meminta kepada Inalum untuk melakukan persiapan. Sementara, keputusan divestasi ini menunggu restu Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Kalau kita sudah mulai begitu kepada Inalum kita meminta untuk mempersiapkan, mengkaji kemungkinan-kemungkinan untuk itu," katanya di JCC Senayan Jakarta, Kamis (28/2/2019).


Inalum sendiri baru saja mengambilalih saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Fajar mengatakan, kalaupun Inalum mengambil sebagian saham Vale, itu tidak akan menjadi beban bagi perusahaan.

"Enggak dong. Beban itung-itungannya gini membeli tapi mendapatkan apa. Itungannya gitu," ujarnya.

Fajar juga bilang, pengambilalihan saham Vale punya peluang yang bagus.


"Kita tidak bisa mengatasnamakan pemerintah karena kan ESDM, tetapi dari Kementerian BUMN kami melihat ini satu opportunity, peluang yang bagus," ujarnya.

"Kalau ini bagus untuk Inalum cost benefitnya bagus ya kita akan ambil," tambahnya.

Untuk diketahui, Vale mesti melakukan divestasi 20% sahamnya untuk memenuhi perjanjian kontrak karya. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com