Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 01 Mar 2019 22:11 WIB

Jonan Genjot Program Lampu Tenaga Surya dan Sumur Bor, Ini Hasilnya

Suparno Nodhor - detikFinance
Foto: Suparno Nodhor/detikcom Foto: Suparno Nodhor/detikcom
Sidoarjo - Selain infrastruktur migas, Menteri ESDM Ignasius Jonan juga menyerahkan 9 unit sumur bor air tanah beserta fasilitasnya di Kabupaten Sidoarjo yang tersebar di 4 Kecamatan. Yakni Kecamatan Balong Bendo 2 unit, Krian 1 unit, Prambon 3 unit dan Tarik 3 unit.

Acara penyerahan dipusatkan di Masjid Al Hikmah Perumtas II di Desa Kalisampurno, Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (1/3/2019). Hadir dalam acara ini Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina Mas'ud Khamid, dan jajaran Kementerian ESDM.

Dari 9 unit sumur bor yang dibangun melalui anggaran Kementerian ESDM tahun 2018 tersebut, nantinya dapat melayani kebutuhan air bersih masyarakat sekitar 30.816 jiwa.


"Sejak Tahun 2005 hingga Tahun 2018, Kementerian ESDM melalui Badan Geologi telah melakukan kegiatan berupa pembangunan sumur bor air tanah yang saat ini sudah mencapai 2.288 unit sumur bor yang tersebar seluruh wilayah Indonesia dan diperkirakan sudah dapat melayani kebutuhan air masyarakat sekitar 6,6 juta jiwa," kata Jonan kepada wartawan di Perum Tas II Sidoarjo, Jum'at (1/3/2019).

Kementerian ESDM juga berkomitmen menjalankan berbagai program kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat yang bersumber dari energi terbarukan. Salah satu penyediaan energi terbarukan yang dikembangkan adalah melalui program pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS).

"PJU-TS adalah lampu penerangan jalan yang menggunakan cahaya matahari sebagai sumber energi listriknya. Lampu PJU-TS ini sangat cocok digunakan untuk jalan-jalan di daerah yang belum terjangkau oleh listrik PLN dan juga di daerah yang mengalami kekurangan pasokan energi listrik terutama daerah terpencil karena sifatnya yang stand alone," tambah Jonan.


Jonan menjelaskan, pada tahun 2018, program PJU-TS dilaksanakan di 26 Provinsi, yang dipasang di 21.839 titik. Untuk Provinsi Jawa Timur pada tahun 2018 telah dibangun PJU-TS sebanyak 3.550 titik yang tersebar di 14 Kabupaten/Kota, dimana 600 titik diantaranya berada di Kabupaten Sidoarjo.

"PJU-TS juga dapat diaplikasikan di daerah perkotaan seperti di kawasan jalan utama, jalan kawasan perumahan, kawasan industri, dan fasilitas umum lainnya," jelas Jonan. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com