Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 29 Apr 2019 13:45 WIB

Jonan Gandeng Siti Nurbaya Tertibkan Reklamasi Lahan Bekas Tambang

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Ardan Adhi Chandra Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan hari ini menandatangani perjanjian kerja sama dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya. Perjanjian kerja sama meliputi reklamasi kawasan bekas tambang, penertiban perizinan kawasan hutan dan pemanfaatannya terhadap sektor ESDM dan pengendalian pertambangan.

"Ada beberapa ruang lingkup, program reklamasi hutan," kata Siti di kantornya, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Ia mengatakan terdapat beberapa masalah pertambangan dan kaitannya dalam penggunaan izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH). Dalam kerja sama ini, diharapkan masalah tersebut perlahan bisa diselesaikan.

"Kita punya masalah banyak dari proses puluhan tahun bagaimana proses-proses pertambangan atau langkah-langkah di bidang lingkungan dalam kaitan dengan ekstraktif itu terkena pada lingkungan dan sekarang mulai kita rapikan," ujar Siti.



Kerja sama ini juga fokus pada pengendalian tambang-tambang emas ilegal. Lahan tersebut kemudian dialihkan menjadi perhutanan sosial.

Jonan dalam kesempatan yang sama mengatakan, dengan kerja sama ini diharapkan kegiatan reklamasi lahan pasca tambang bisa dilakukan lebih giat lagi.

"Saya sangat menganjurkan kerja sama ini bisa diterapkan dengan toleransi yang sangat minimal karena kritik masyarakat makin lama makin tinggi terhadap kerusakan lingkungan apabila reklamasi pasca tambang tidak dilakukan dengan baik," kata Jonan.

Jonan juga berharap PNS Kementerian ESDM dan KLHK memiliki pemahaman yang sama terhadap penertiban kawasan hutan dan kaitannya dengan kegiatan di sektor ESDM.

"Saran saya ada kerja sama dengan PPNS Gakkum Planologi dan PPNS KLHK sama-sama ada pemahaman yang seragam. Mungkin nggak usah, pengarahan aja lah bersama supaya ini bisa jalan kalau tidak business as usual lagi. Perlu diterapkan dengan ketat ini," tambah Jonan.

(ara/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed