Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 04 Mei 2019 11:43 WIB

Sambut Mudik, 8 SPBU Beroperasi di Rest Area Tol Surabaya-Ngawi

Raras Prawitaningrum - detikFinance
Foto: Ruly Kurniawan Foto: Ruly Kurniawan
Jakarta - Bagi pengguna jalan tol Surabaya-Ngawi kini tak perlu lagi khawatir kehabisan BBM. Pertamina akan menyiapkan delapan SPBU di sepanjang jalur tol. Unit Manager Communication & CSR MOR V, Rustam, mengatakan bentuk SPBU akan menyesuaikan ketersediaan lahan.

"Bentuk SPBU, apakah reguler, modular atau Kiosk menyesuaikan ketersediaan lahan di rest area. Kalau areanya besar, dibuat SPBU reguler," ujar Rustam dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/5/2019).

Sementara di jalur tol Surabaya-Malang dan Surabaya-Probolinggo juga akan disiapkan delapan SPBU. SPBU tersebut ada yang berupa SPBU reguler maupun SPBU modular.

Menyiapkan SPBU tersebut, Pertamina melakukan kegiatan uji operasi di SPBU 51.611.41 di Ruas Tol Trans Jawa KM 725A (Mojokerto-Surabaya), tepatnya di sisi arah menuju Surabaya mulai Jum'at (3/5/2019).

SPBU reguler ini menyediakan Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, Biosolar, Dexlite, dan Pertamina Dex. SPBU ini dibangun sejak Januari 2019 dan dioperasikan oleh PT Pertamina Retail, anak usaha Pertamina, di atas lahan 2.000 meter persegi.


"Kapasitas total SPBU ini sebesar 420 kilo liter, jadi minimal 60 KL per produk. Kita lihat dulu perkembangannya, kalau dibutuhkan bisa kami tambah," katanya.

Pada minggu pertama bulan puasa, ditargetkan satu SPBU reguler di ruas tol untuk diuji operasi. "SPBU 51.632.21di rest area Ruas Tol Trans Jawa KM 575B (Madiun-Ngawi), di jalur arah keluar Surabaya, ditargetkan juga bisa mulai operasi di minggu pertama Mei ini," kata Rustam.

SPBU di Desa Ngela Kec. Paron Kab. Ngawi ini berada di area seluas 2.000 meter persegi. Saat ini SPBU disiapkan untuk melayani penjualan produk Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, Biosolar, Dexlite, dan Pertamina Dex, dengan kapasitas tangki timbun total 434 KL.

Rustam mengatakan pada masa Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini, khususnya pada masa arus mudik dan balik, Pertamina akan lebih memberi perhatian pada ketersediaan BBM khususnya Gasoline di jalur mudik tol menyusul mulai beroperasinya Tol Trans-Jawa dari Merak Banten, hingga Pasuruan Jawa Timur.


Sebagai informasi, konsumsi normal harian BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) di Jatim pada kondisi normal sebesar 12.900 kilo liter (KL). Sedangkan untuk Gasoil (Biosolar, Dexlite serta Pertamina Dex) berada pada kisaran volume 5.900 KL/hari.

Pertamina memprediksi terjadi kenaikan konsumsi di Jatim sebesar 12% untuk produk Gasoline, sementara produk Gasoil mengalami penurunan konsumsi sekitar 8%. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 29 Mei 2019 dan 31 Mei 2019. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 8-9 Juni 2019 dan puncak berikutnya pada 15-16 Juni 2019. (idr/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed