Alat yang disingkat VRU ini dapat menyerap uap yang terbuang dengan menyalurkannya kembali melalui pipa yang terhubung dengan tangki penampung. Dengan begitu tak ada paparan uap bahan bakar yang bisa mencemari lingkungan.
"Minyak pendistribusian ke mobil tangki itu ada penguapan kan keluar, nah itu semua proses di tangkinya sendiri itu kan terjebak. Jadi kita bikin VRU (Vapour Recovery Unit). Jadi dia dikembalikan lagi ke tangki istilahnya," kata Pjs. Operation Head TBBM Jakarta Group Asmat Subandi di TBBM Jakarta Group, Kamis (11/7/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini penggunaan VRU diimplementasikan untuk bahan bakar golongan A yang memiliki tingkat vapour atau uap yang tinggi seperti premium, pertamax dan pertalite dengan tingkat efisiensi mencapai 2-4% per bulan.
Selain itu dengan penerapan teknologi ini TBBM Jakarta Group Plumpang juga berhasil masuk dalam daftar nominasi 7th Most Efficient Storage Terminal pada Global Tank Storage Award 2018.
Untuk diketahui TBBM Jakarta Group menyuplai sekitar 20% kebutuhan BBM harian di Indonesia, atau ke sekitar 25% dari total kebutuhan SPBU Pertamina. Thruput BBM rata-rata sebesar 16.504 kilo liter.
(idr/idr)












































