Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 15 Jul 2019 23:00 WIB

Pertamina Dongkrak Potensi Hulu Migas Melalui Kontrak 5 KKKS

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Foto: Dok Pertamina Foto: Dok Pertamina
Jakarta - PT Pertamina (Persero) berupaya meningkatkan kinerja dengan melakukan sinergi bersama berbagai pihak, agar tercapai beragam potensi dan efisiensi dalam menjalankan proses bisnisnya.

Hal tersebut diwujudkan dalam penandatanganan Kontrak Bersama 'Provision of Integrated Sharing Logistic Support Base Facilities and Service', yang digelar di Kantor Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Jakarta, Senin (15/7/2019).


Dalam kontrak bersama yang akan berlaku efektif tanggal 1 Agustus 2019 mendatang tersebut, berlaku nilai harga satuan yang sama dan terbaik untuk seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang menggunakan Fasilitas dan Jasa Shorebase terintegrasi yang berlokasi di Lamongan Shorebase.

Dimana sebelum adanya kontrak bersama ini, 6 KKKS yang berada di Lamongan Shorebase memiliki Kontrak sendiri dengan penyedia jasa yang sama, dan terdapat variasi nilai harga satuan.

Direktur Keuangan dan Layanan Bisnis PHE Huddie Dewanto, menyampaikan bahwa melalui kontrak bersama ini, akan membawa keuntungan yang signifikan bagi Negara melalui efisiensi dan optimalisasi biaya operasi Hulu Migas dan dapat dijadikan benchmarking bagi KKKS lain.

"Dengan sinergi yang sangat baik ini, didapatkan nilai cost saving sebesar IDR 119 miliar, dibandingkan apabila para KKKS tetap menggunakan harga kontrak lama untuk periode 5 tahun kedepan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (15/7/2019)

Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas Tunggal, juga menyampaikan industri migas saat ini sangat mendorong upaya-upaya efisiensi oleh para pelaku migas, mulai dari level regulator, pengawas, pengendali dan pelaksana, sehingga dapat menciptakan kegiatan yang efektif dan efisien.

"Salah satu upaya pencapaian kegiatan yang efektif dan efisien tersebut yakni adanya sinergi dari para pemangku kepentingan melalui pengadaan bersama atau kontrak bersama ini untuk ikut berperan bersama dalam mendukung peningkatan produksi dan lifting migas nasional," ujarnya


Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa SKK Migas Erwin Suryadi, menambahkan bahwa kegiatan tersebut patut menjadi perhatian sebagai bukti bahwa industri hulu migas masih menjadi primadona investasi di Indonesia dan kehadiran industri ini harus tetap berkomitmen menjalin kemitraan bersama masyarakat sekitar dalam membangun ekonomi lokal yang kuat dan berkelanjutan.

Selain itu SKK Migas juga secara kontinu melakukan perbaikan dan mencari terobosan-terobosan baru khususnya dibidang pengadaan untuk dapat mendatangkan barang dan jasa ke lapangan yang tetap memperhatikan kualitas, harga dan kemampuan produksi khususnya untuk produk-produk dalam negeri. (ega/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com