Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 17 Jul 2019 16:11 WIB

Bocoran Perpres Mobil Listrik yang Tunggu Tandatangan Jokowi

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Dana Aditiasari Foto: Dana Aditiasari
Jakarta - Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza memberi sedikit bocoran mengenai isi rancangan peraturan presiden (perpres) kendaraan listrik.

Dia menjelaskan, aturan tersebut hanya akan mengatur kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) untuk transportasi jalan. Kendaraan listrik jenis hybrid dan plug-in hybrid tidak diatur dalam perpres tersebut.

Lebih lanjut, dia menjelaskan nantinya perusahaan industri kendaraan bermotor listrik (KBL) harus memenuhi sejumlah kewajiban jika ingin mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia.

"Pasal 6 disampaikan perusahaan industri KBL berbasis baterai wajib membangun fasilitas manufaktur dalam negeri, industri komponen KBL harus mendorong tumbuhnya industri KBL di Indonesia," katanya di Gedung BPPT 2, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019).



Berikutnya, dia memaparkan dalam rancangan pepres tersebut juga mengatur tentang kerja sama antar pihak dalam mendorong pengembangan mobil listrik.

"Di dalam bagian kedua dalam pasal 7 disampaikan mengenai bahwa pemerintah pusat, pemda, dan perusahaan industri dapat bersinergi melakukan penelitian pengembangan dan inovasi teknologi industri KBL berbasis baterai," jelasnya.

Saat ini rancangan perpres kendaraan listrik pun sudah sampai di meja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kapan tepatnya Jokowi mengesahkan aturan tersebut, dia mengaku tidak tahu detailnya. Tapi dia menyatakan bahwa rancangan perpres tersebut akan ditandatangani tahun ini.

"(Rancangan perpres) sudah diantar ke sana, sudah di meja presiden," jelasnya.



Simak Video "Menhub Bicara Kendaraan Listrik dan Polusi Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com