Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 19 Jul 2019 16:05 WIB

Langkah Pertamina dan Aramco Bangun Kilang Cilacap Terganjal Valuasi

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Dok. Pertamina Foto: Dok. Pertamina
Jakarta - Pertamina dan Saudi Aramco sepakat untuk melanjutkan kerja samanya dalam menyiapkan pengembangan Kilang Cilacap. Namun, kepastian skema kerja sama yang akan dijalankan masih belum diputuskan .

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan saat ini pihaknya masih terkendala valuasi dari kerja sama yang akan dilakukan. Sebab, kerja sama pengembangan Kilang Cilacap harus menguntungkan bagi kedua belah pihak.

"Jadi kita masih tetap dengan skema yang awal dulu. Jadi yang existing mau diekspansi, itu yang sedang kita ini (diskusikan). Jadi kan kemarin belum ketemu adalah soal valuasi kan. Jadi kita coba itu dulu," kata Nicke di Kilang Cilacap, Jumat (19/7/2019).


Meski begitu, kata Nicke, dirinya juga tetap menawarkan proyek lain ke Saudi Aramco di Cilacap. Namun, penawaran itu dilakukan bila skema kerja sama pengembangan Kilang Cilacap tak tercapai.

"Namun kami juga menawarkan (proyek baru). Kalau opsi itu (spin off) tidak workable, kita tawarkan bisa yang bangun baru yang petrochemical-nya," katanya.

"Petrochemical, kalau mau terpisah ya itu. Kalau mau masuk ke kilang kan jadinya pola yang lama," sambung Nicke.


Seperti diketahui, pengembangan Kilang Cilacap merupakan bagian dari 6 proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) dan New Grass Root Refinery (NGRR) untuk meningkatkan kapasitas produksi bahan bakar minyak Pertamina, dari saat ini sekitar 1 juta barel per hari menjadi sekitar 2 juta barel per hari.

Keenam proyek tersebut adalah RDMP Cilacap, RDMP Balikpapan, RDMP Balongan, RDMP Dumai, NGRR Tuban dan NGRR Bontang. Selain meningkatkan kapasitas kilang, kualitas produk yang dihasilkan pun akan lebih baik yaitu mencapai standar EURO V yang lebih ramah lingkungan.

Sebelumnya, Pertamina juga telah menyelesaikan proyek Langit Biru Cilacap, yang mulai dioperasikan sejak bulan Maret 2019, sehingga saat ini Kilang Cilacap telah memproduksi BBM yang lebih ramah lingkungan dengan standar EURO IV.


Langkah Pertamina dan Aramco Bangun Kilang Cilacap Terganjal Valuasi
(fdl/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com