Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 19 Jul 2019 20:12 WIB

Proyek Train 3 Kilang Tangguh Molor ke 2021

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Dikhy Sasra Ilustrasi/Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Proyek Strategis Nasional (PSN) Train 3 Kilang Tangguh diperkirakan molor setahun. Kilang ini mulanya ditargetkan operasi pada kuartal III-2020, namun diproyeksi mundur ke kuartal III-2021.

"Tangguh ada keterlambatan, nanti Pak Fatar bisa menjelaskan," kata Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (18/7/2019).

Deputi Operasi SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman menjelaskan, ada sejumlah faktor yang membuat proyek ini terlambat hingga 2021.

"Yang terlambat kilang LNG yang tadinya on stream Q3 2020 tahun depan dengan schedule yang baru kemungkinan besar on stream Q3 2021," ujarnya.


Dia menjelaskan, molornya proyek ini disebabkan oleh keterlambatan pengiriman material. Material proyek yang berlokasi di Papua ini dikirimkan dari Sulawesi dan Jawa.

Selain itu, terjadinya gempa dan tsunami di Palu serta erupsi anak Gunung Krakatau juga membuat pasokan material terlambat.

"Kemudian ada lagi di mana Papua agregat batu pondasi sipil tidak hanya Papua, Sulawesi lalu sebagian Jawa. Saat gempa Palu itu supply agregat batu-batuan terhambat juga cukup lama. Kemudian kejadian Anak Krakatau menyebabkan keterlambatan material," tambahnya.


Kemudian, untuk proyek ini kekurangan tenaga kerja sejalan dengan masifnya pembangunan infrastruktur khususnya di Jawa. Dia bilang, pekerja untuk proyek ini juga didatangkan dari luar Papua.

"Ketika bekerja di Papua di waktu bersamaan proyek infrastruktur di Indonesia cukup banyak. Saat kembali ke Jawa mereka cenderung bekerja proyek infrastruktur sehingga kontraktor merekrut kembali orang-orangnya," tutupnya. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed