googletag.defineSlot('/4905536/detik_desktop/finance/pop_ups', [785, 440], 'div-gpt-ad-1574092191519-0').addService(googletag.pubads());
ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 06 Agu 2019 16:26 WIB

Jonan Akui Sistem IT di Kementeriannya Ketinggalan Zaman

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyebut sistem IT di kementerian yang dipimpinnya ketinggalan zaman atau tidak up to date. Dia lantas membandingkan sistem IT Kementerian ESDM dengan milik PT KAI (Persero).

Untuk membuktikannya, Jonan menantang anak buahnya meretas sistem IT dari BUMN kereta api tersebut.

"Saya kasih tahu, sistem IT di sini itu tidak up to date. Saya bandingkannya apa? Saya bilang masa kalah dengan Kereta Api (KAI)," kata Jonan di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Jonan bahkan sampai berjanji menghadiahkan rumah bila ada anak buahnya di Kementerian ESDM yang berhasil meretas sistem IT milik KAI.


"Sama teman-teman di sini saya ngomong, waktu itu yang bisa hack sistem ticketing Kereta Api saya kasih rumah saya. Coba daftar, tulis namanya. Tapi kalau nggak bisa dalam seminggu, rumahmu kasih saya. Nggak berani, nggak ada yang berani," jelasnya.

Jonan pun menyebut jumlah sarjana S1 di KAI lebih sedikit dibandingkan di Kementerian ESDM yang dia taksir mencapai 5.000 orang. Tapi KAI bisa punya sistem yang lebih andal.

"Dulu di Kereta Api sarjana 86 orang bisa jalan kayak begitu. Layanannya kan luar biasa. Nah ini yang menurut saya kesungguhan hatinya harus ada," tambahnya.



Simak Video "Jokowi Minta Konten dan Pekerja Lokal Diberdayakan di Blok Masela"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com