Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 09 Agu 2019 10:23 WIB

Elpiji 3 Kg di Makassar Langka, Harga Jual Tembus Rp 25.000

Ibnu Munsir - detikFinance
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Makassar - Sejumlah warga di Makassar merasakan sulitnya mendapatkan Elpiji 3 kilogram (kg) jelang Idul Adha. Elpiji moleng ini bahkan sudah langkah sejak tiga pekan terakhir.

Warga bahkan terpaksa harus membeli elpiji di atas harga HET yang ditetapkan Pertamina. Hal ini lantaran elpiji sangat dibutuhkan masyarakat.

"Ada dua minggu baru dapat lagi, sudah dua minggu kemarin sih ada di penjual, cuma harganya Rp 25.000. Alhamdulillah sekarang standar, tapi kemarin saya tetap beli yang harga Rp 25.000 mau tidak mau saya harus beli," kata warga Mariso, Jahar, ditemui di Jalan Nuri Makassar, Kamis (9/8/2019) sore.

Jahar menyebut tak mengetahui pasti penyebab kelangkaan Elpiji, hanya saja baik di pengecer maupun di pangkalan mematok harga di atas normal.

"Itu di pangkalan itu, di pangkalan dan pengecer sama saja harganya,"jelasnya.

Sementara itu, Daeg Taba mengaku hal sama juga didapatkan terkait kelangkaan Elpiji di Makassar. Hanya saja ia kerap membeli harga elpiji di atas harga normal.

"Ini yang saya rasakan ini sudah 3 minggu ini, saya keliling cari dapat usahakan dapat terakhir saya dapat itu 20 (Rp 20 ribu). Ya alhamdulillah ada operasi pasar Alhamdulillah jadi ini saya dapat," jelasnya.



Untuk memastikan stok aman dan kebutuhan Elpiji di masyarakat terpenuhi, Pertamina mengelar operasi pasar, operasi pasar ini dilakukan pada Kamis (8/8/2019) sore.

Para warga yang ingin membeli Elpiji terpaksa harus menyetorkan KTP sebagai syarat mendapatkan Elpiji bersubsidi, ia juga diminta untuk membeli 1 elpiji untuk 1 orang.

"Operasi Pasar di kecamatan Mariso sebagai langkah Pertamina untuk memastikan bahwa stok elpiji 3 kg di Sulawesi Selatan dan khususnya di Kota Makassar," kata
Communication and Relations PT Pertamina MOR VII, Haris Yanuanza, Jumat (9/8/2019).

Untuk operasi pasar di Kecamatan Mariso sendiri, Pertamina menyebar 500 tabung elpiji 3 kilogram kepada masyarakat. Hanya saja Pertamina mengingatkan masyarakat membeli elpiji bersubdisi sesuai dengan aturan dan kebutuhannya.

"Operasi pasar hari ini di Kecamatan Mariso, kita sebanyak 500 tabung elpiji. Ini bahwa Pertamina pasti akan stok aman stok lancar dan mungkin bisa dilihat juga bahwa konsumen masyarakat pembelinya sesuai dengan kebutuhannya," tutupnya.



Simak Video "Elpiji Melon Rencananya Tak Dijual Bebas, Apa Alasannya?"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed