Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 13 Agu 2019 08:36 WIB

Ganti Rugi Listrik Padam Mau Diubah Sampai 3 Kali Lipat, Jadi Nggak?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Halaman 1 dari 3
Ilustrasi/Foto: iStock Ilustrasi/Foto: iStock
Jakarta - Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 27 Tahun 2017 akan direvisi. Aturan ini memuat kompensasi yang diberikan PT PLN (Persero) kepada pelanggan jika listrik padam.

Revisi regulasi ini buntut dari listrik padam massal pekan lalu. Adanya revisi diharapkan masyarakat mendapat kompensasi lebih dari ketentuan yang berlalu saat ini saat listrik mati.

Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto sebelumnya mengatakan, pada aturan yang baru nanti jika listrik pelanggan padam satu jam maka ia mendapat kompensasi 100% berdasarkan tagihan pada bulan sebelumnya. Kemudian, kompensasi ini meningkat berdasarkan waktu tertentu dengan kompensasi 200% dan 300%. Namun, rentang waktu selanjutnya untuk kompensasi 200% dan 300% belum diputuskan.

"Jadi ada tiga tahap, minimum mati satu jam dia 100%. Misalnya dia bayar listrik bulan ini berapa Rp 1 juta ya gantinya Rp 1 juta. Kalau interval mati sekian sampai sekian, Rp 2 juta. Angkanya belum kita putuskan, sedang dibahas internal, jadi interval selanjutnya tiga kali lipat," kata Djoko Siswanto di Ombudsman, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Lalu, bagaimana kelanjutannya? Berikut berita selengkapnya dirangkum detikFinance: (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed