ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 10 Sep 2019 23:10 WIB

Rencana Cabut Subsidi Listrik 900 VA Simpang Siur, Ini Kata ESDM

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Dirjen Ketenagalistrikan ESDM Rida Mulyana/Foto: Ari Saputra Dirjen Ketenagalistrikan ESDM Rida Mulyana/Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara soal rencana mencabut subsidi tarif listrik 900 VA golongan rumah tangga mampu (RTM). Sebelumnya, ramai diberitakan soal keputusan rapat antara DPR dan pemerintah mau mencabut subsidi tarif listrik 900 VA RTM.

Apa penjelasan pemerintah terhadap rencana tersebut?

"Yang kemarin disepakati kita dengan Banggar (Badan Anggaran DPR) bukan pengurangan subsidi, tapi membuat subsidi agar subsidi tepat sasaran. Salah satunya yang kurang tepat sasaran 900 VA RTM (rumah tangga mampu)," terang Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyani di DPR, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

"Kan (subsidi) jadi Rp 57 triliun yang RTM aja di take out, tapi sekali lagi belum diputuskan, itu baru kesepakatan Banggar. Dari Rp 62 triliun menjadi Rp 57 triliun itu kelihatan mana yang di-take out," sambung mantan Dirjen Energi Baru dan Terbarukan itu.


Menurut Rida untuk pencabutan subsidi ini harus ditetapkan dalam undang-undang, dan saat ini dalam pembahasan menuju undang-undang APBN.

"Ini belum ditetapkan, ini kan proses pengundangan, kalau kemarin di Banggar salah satu proses APBN," ujarnya.

Terakhir Rida menambahkan, saat ini sebagian besar pelanggan 900 VA RTM sudah tidak subsidi.

"Yang sudah di-take out 22 juta, yang tertinggal 900 VA cuma 7 juta. Tapi sekali lagi kesepakatan rapat lho ya, keputusan setelah jadi undang-undang," tutupnya.



Simak Video "Tiang Listrik di Garut Ambruk, 4 Orang Tertimpa"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com