Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 18 Sep 2019 10:55 WIB

Pasca Kilang Diserang, Pangeran Arab: Stok Minyak Segera Normal

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Foto: VIDEOS OBTAINED BY REUTERS/via REUTERS Foto: VIDEOS OBTAINED BY REUTERS/via REUTERS
Jakarta - Produksi minyak Saudi akan sepenuhnya kembali normal pada akhir September. Hal itu ditegaskan Pangeran Abdulaziz bin Salman, menteri energi kerajaan Arab Saudi, kepada media saat konferensi pers di Jeddah, Selasa waktu setempat.

Setelah sebelumnya ladang minyak milik Saudi Aramco di Arab Saudi mendapat serangan dari pesawat tak berawak pada Sabtu (14/9/2019). serangan itu memangkas produksi sebesar 5,7 juta barel per hari atau mencapai setengah dari total produksi harian minyak kerajaan tersebut. serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi tersebut memotong lebih dari 5% dari pasokan minyak global.

Melansir dari CNBC, Rabu (18/9 2019)dalam konferensi pers tersebut, Pangeran Abdulaziz mengatakan bahwa 50% dari pemotongan produksi minyak mentah dari serangan tersebut telah dipulihkan dalam dua hari terakhir. Ia menambahkan bahwa kapasitas produksi minyak mentah akan mencapai 11 juta barel per hari (bph) pada akhir September dan 12 juta bph oleh akhir November.


Pihak kerajaan Saudi juga mengatakan bahwa ekspor minyak mentah mereka tidak akan berkurang. Sebagai gantinya, stok persediaan minyak mereka akan digunakan untuk memenuhi komitmen ekspor.

"Kami sedang dalam proses untuk mengembalikan penyulingan minyak ke kapasitas penuh," kata Pangeran Abdulaziz.

"Perusahaan akan menghormati semua komitmennya kepada pelanggannya bulan ini dengan menarik dari cadangan minyak mentahnya dan lebih lanjut memodifikasi sebagian minyaknya hingga kapasitas produksi negara itu mencapai 11 juta barel per hari pada akhir September dan hingga 12 juta barel pada bulan November," Jelasnya lagi.


Selain Pangeran Abdulaziz, CEO Saudi Aramco Amin Nasser ikut berbicara di konferensi pers. Amin menekankan bahwa meskipun serangan minyak tersebut berdampak sangat buruk, perusahaan mampu memulihkan kapasitas.

"Kami memiliki produk minyak yang cukup untuk memasok pasar lokal," kata Amin.

Simak Video "AS Tuding Iran atas Serangan Kilang Minyak Arab Saudi"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com