Jelajah Ibu Kota Baru

Listrik di Calon Ibu Kota Baru RI Masih Byar Pet Nggak Ya?

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jumat, 20 Sep 2019 16:04 WIB
Foto: M. Abdurrosyid
Penajam Paser Utara - Selain infrastruktur jalan, kondisi ketenagalistrikan juga menjadi hal yang tidak kala penting. Maklum saja, seluruh aktivitas sehari-hari saat ini banyak bergantung dari listrik. Begitu juga untuk aktivitas perkantoran dan pemerintahan.

Kondisi kelistrikan di calon ibu kota, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur saat ini terbilang aman. Tak ada lagi cerita pemadaman listrik alias byar pet di waktu tertentu. Cerita kelam itu tak terjadi lagi.

"Sudah tidak pernah padam lagi," kata Kepala Diskominfo PPU Budi Santoso kepada detikcom,Jumat (20/9/2019).


Pasokan listrik yang tidak byar pet dirasakan warga PPU sejak 2011 silam. Sebelum itu, masyarakat PPU merasakan pemadaman listrik akibat gangguan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). Pemadaman juga terjadi karena daya listrik yang ada kurang dari kebutuhan pelanggan.

"Atau padam karena over pemakaian dari pelanggan," ujarnya.


Kala itu, pemadaman bisa terjadi seharian. Budi menyebutnya dua banding satu, artinya, dua hari listrik aman sedangkan satu harinya padam. Namun, cerita itu tak ada lagi delapan tahun terakhir. Kalaupun terjadi pemadaman karena maslah teknis.

"Kalaupun ada karena ranting atau binatang yang bikin korsleting," tuturnya.

Mengutip data pembangunan Kabupaten PPU, banyaknya pelanggan listrik per 2017 sebanyak 39.142. Nilai produksi listrik di PLN Ranting dan Sub Ranting PPU yaitu 91.813.084 KWh, diterima dari PLN satuan lain sebanyak 91.777.659 KWh, dikirm ke PLN satuan lain sebanyak 828.995 KWh dan penjualan listriknya sebesar 81.127.972 KWh.

Simak Video "Kincir Air Desa Curug Panjang Bogor, Bisa Menghidupkan Televisi dan Menerangi Rumah"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ang)