Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 03 Okt 2019 17:37 WIB

Pakai Gas Bumi, Pabrik Lapisan Ban Ini Hemat Ongkos Produksi 30%

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Danang Sugianto Foto: Danang Sugianto
Semarang - CV Darat merupakan salah satu pelanggan gas bumi dari sektor Industri di Semarang. Produsen telapak ban dan vulkanisir ban ini sudah menjadi pengguna gas bumi sejak 2014.

Manajer CV Darat, Agustinus menjelaskan, untuk membuat telapak ban pihaknya menggunakan metode pemanasan. Sebelumnya CV Darat menggunakan kayu bakar dan solar.

"Jadi sebagian kita pakai kayu bakar sebagian solar. Setelah ada gas kita pakai gas," ujarnya di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (3/10/2019).

Pada 2014 CV Darat mulai menggunakan gas bumi dengan metode pemanasan memalui mesin boiler. Gasnya berasal dari Stasiun Penurun Tekanan (Pressure Reducing Station/PRS) Tambak Aji.

PRS ini menyalurkan compressed natural gas (CNG) ke konsumen yang pasokannya dibawa dari sumber gas di wilayah Jatim dan Jabar menggunakan kendaraan darat.


"Dari sisi solar dan gas kan berbeda," tambahnya.

CV Darat merupakan salah satu dari 13 pelanggan industri PRS Tambak Aji PGN. Dia merupakan pelanggan dalam kelompok bronze 1.

Kelompok bronze 1 dikenakan tarif Rp 6.300 per meter kubik. Sementara untuk pelanggan bronze 2 ke atas dikenakan tarif US$ 14,8 per MMBTU.

"Semenjak kita pakai gas bumi lebih hemat. Kita bisa efisiensi 30% dibanding pakai solar," tambahnya.

Pada 2014 awalnya CV Darat menggunakan sekitar 3.000-4.000 meter kubik per bulan. Saat ini industri kecil ini menggunakan sekitar 7.000 meter kubik per bulan.



Simak Video "Ledakan Pabrik Gas di India Tewaskan 4 Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com