googletag.defineSlot('/4905536/detik_desktop/finance/pop_ups', [785, 440], 'div-gpt-ad-1574092191519-0').addService(googletag.pubads());
ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 22 Okt 2019 20:30 WIB

Jadi Menko Lagi, Luhut: Impor Migas Kita Kurangi!

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Andhika Prasetia/detikcom Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Luhut Binsar Pandjaitan bakal kembali menjadi Menteri Koordinator bidang Kemaritiman. Bedanya ada sedikit perubahan nomenklatur, yaitu ditambahkan Investasi di dalamnya.

Dipercaya menjabat Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut bakal menggeber program biodiesel yang merupakan bahan bakar campuran solar dan minyak sawit. Saat ini program tersebut sudah mencapai B20 dan akan dikembangkan ke B30 di mana campuran minyak nabati di dalamnya mencapai 30%. Dengan begitu, impor migas bisa berkurang.

"B20, B30 seterusnya sehingga impor migas bisa kita kurangi yang sekarang masih besar Rp 300 triliun," kata dia usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019).


Dia meyakini seiring pengembangan program biodiesel tersebut, Indonesia bisa mengurangi ketergantungan impor migas. Selama ini komoditas energi disebut-sebut sebagai biang kerok defisit neraca perdagangan Indonesia.

"Tadi saya lapor Presiden, B20 per September 20% kurangi impor energi. Kalau kita setia dengan program itu 2-3 tahun ke depan akan kurang signifikan impor energi dari luar," tambahnya.



Simak Video "Komentari Penusukan Wiranto, Luhut Pandjaitan: Jangan Dibesar-Besarkan"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com