Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 22 Okt 2019 20:42 WIB

Jokowi Minta Luhut Pelototi Inefisiensi Pertamina

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Dok. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ Foto: Dok. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/
Jakarta - Luhut Binsar Pandjaitan kembali terpilih untuk mengisi posisi menteri. Nomenklaturnya pun kini ditambah menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Selain diminta untuk membereskan persoalan maritim hingga ekspor barang mentah, dia juga mendapatkan tugas khusus. Tugas khusus itu adalah mengawasi ketat PT Pertamina (Persero).

"Presiden minta supaya inefisiensi di Pertamina betul-betul dilihat. Saya diminta bantu lihat itu juga," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019).


Luhut diminta untuk mengawasi ketat hal-hal yang bertentangan dengan efisiensi di Pertamina. Menurutnya hal itu berkaitan juga dengan ancaman Jokowi saat membacakan pidato pertama usai pelantikan kemarin di MPR bahwa dia tidak segan-segan mencopot pihak yang tidak mampu bekerja dengan baik.

Luhut menilai hal itu juga termasuk dengan Pertamina. Dengan senang hati, Luhut akan melakukan tugas tersebut.

"Jadi kita pangkas keinginan yang tidak benar. Jadi pidato beliau yang mencopot yang tidak benar dan saya akan melakukan tugas itu sebaik-baiknya," tegasnya.



Simak Video "Komentari Penusukan Wiranto, Luhut Pandjaitan: Jangan Dibesar-Besarkan"
[Gambas:Video 20detik]
(das/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com