Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 11 Nov 2019 20:28 WIB

9 Perusahaan Dapat Izin Ekspor Nikel, 2 Lagi Masih Proses

Herdi Alif Alhikam - detikFinance
Foto: Sitti Harlina/detikcom Foto: Sitti Harlina/detikcom
Jakarta - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan sudah ada sebagian perusahaan eksportir nikel yang diizinkan melakukan ekspor kembali.

Dia menuturkan bahwa kini hanya tinggal dua perusahaan eksportir nikel saja yang masih ditahan izin ekspornya. Keduanya, kata Luhut, masih berurusan dengan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu dan Kementerian ESDM.

"Ada dua perusahaan yang tadi baru dibicarakan dengan Bea Cukai sama (Kementerian) ESDM. Kita harapkan hari ini sepanjang dia memenuhi peraturan kita lepas," ucap Luhut ditemui di kantornya, Senin (11/11/2019).

Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi menambahkan dua perusahaan yang disebut Luhut masih perlu melakukan verifikasi lanjutan.


"Sekarang yang perlu verifikasi lanjutan ada dua, bukan kami maksudnya, tapi ESDM sedang lakukan verifikasi lanjutan kerja sama dengan surveyor. Yang sembilan sudah penuhi syarat sehingga kita bisa izinkan ekspor," ucap Heru yang juga ditemui di kantor Luhut.

"Sementara itu (11 perusahaan), kalau yang sembilan sudah clear, yang dua kami lakukan verifikasi lanjutan," lanjutnya.

Heru tidak tegas menyatakan apakah kedua perusahaan ini masih bisa melakukan ekspor atau tidak. Yang pasti dia masih menunggu verifikasi yang dilakukan, dan selama verifikasi belum ada hasilnya maka kedua perusahaan masih ditahan izin ekspornya.

Menurut Heru ada tiga variabel yang dicek dari para perusahaan eksportir. Tiga hal tersebut adalah kadar nikel ore yang diekspor, persetujuan ekspor, dan syarat pembangunan smelter.


"Jadi kan ada beberapa syarat, pertama kadar, kedua persetujuan ekspor sendiri. Di belakang persetujuan ekspor berkaitan dengan kemajuan pembangunan smelter," papar Heru.

Simak Video "Komentari Penusukan Wiranto, Luhut Pandjaitan: Jangan Dibesar-Besarkan"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com