Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 12 Nov 2019 12:10 WIB

Cerita Sulitnya Pemda Buru Kerja Tanpa Listrik

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Nurcholis Foto: Nurcholis
Jakarta - Wilayah perbatasan Indonesia memang masih terkesan tertinggal dari segala bidang, salah satunya infrastruktur tenaga listrik. Infrastruktur yang minim serta lokasinya yang jauh dari pusat perekonomian menjadi salah satu tantangan pemerintah mempercantiknya.

Pemerintah beberapa tahun belakangan telah memutuskan untuk memprioritaskan pembangunan di wilayah perbatasan atau pulau terluar yang selama ini menjadi wajah Indonesia bagi negara tetangga.

Seperti di Pulau Buru Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri. Wilayahnya berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Pulau Buru memiliki banyak potensi ekonomi yang bisa dimaksimalkan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Sekarang wilayah tersebut sudah memiliki infrastruktur yang cukup. Seperti infrastruktur transportasi laut dan ketenagalistrikan. Menariknya, sejak 1990-an, listrik di sana belum beroperasi selama 24 jam atau baru 14 jam. Itu pun tersedia hanya pada sore hari hingga pertengahan malam.

Menurut Helmi, Camat Pulau Buru, kurangnya pasokan listrik sangat mengganggu proses kerja Pemerintahan yang biasa dilakukan pagi hari hingga sore hari.

"Kalau dulu, komunikasi kita terbatas, di sini ada dua kelurahan dan ada dua desa," kata Helmi beberapa waktu lalu kepada detikcom, Selasa (12/10/2019).

Lebih lanjut Helmi menceritakan, terbatasnya listrik juga membuat ruangan kerja para PNS daerah menjadi panas. Dia pun bersyukur sejak April 2019, listrik di Pulau Buru berhasil menyala selama 24 jam oleh PLN. Seluruh pekerjaan yang biasanya berbasis online pun bisa dikerjakan tanpa harus menunggu malam hari.

"Sekarang sudah ada penerangan, sudah ada kipas, ada AC, komunikasi tidak ada kendala," ungkap dia.

Meski demikian, Helmi berharap Pemerintah Pusat juga terus menggalakkan pembangunan infrastruktur lainnya di wilayah perbatasan. Khususnya infrastruktur yang mampu mendatangkan investor. Sebab, Pulau Buru memiliki potensi pariwisata yang cukup baik.

Walaupun daerah kepulauan, tapi ada beberapa wisata yang memiliki daya tarik bagi para turis. Mulai dari wisata religi, sejarah, pantai, hingga pemandian air panas.

detikcom bersama PLN mengadakan program Tapal Batas yang mengulas mengenai perkembangan infrastruktur listrik, perekonomian, pendidikan, pertahanan dan keamanan, hingga budaya serta pariwisata di beberapa wilayah terdepan.

Ikuti terus berita tentang ekspedisi di pulau-pulau terdepan Indonesia di tapalbatas.detik.com!

Simak Video "Lenggak-lenggok Penari Milenial di Pulau Terluar Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com