Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 15 Nov 2019 21:40 WIB

Nasib Rencana Kerja Sama Pertamina-Aramco Diputuskan Bulan Ini

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Ardian Fanani Foto: Ardian Fanani
Jakarta - Rencana kerja sama Pertamina dan Saudi Aramco di kilang Cilacap belum mencapai kesepakatan hingga kini. Menurut Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, keputusannya akan ditentukan bulan ini.

Belum ada titik temu terkait valuasi aset kilang Cilacap antara Pertamina dan Saudi Aramco. Terjadi selisih valuasi aset sekitar US$ 1,5 miliar. Menurutnya jika tidak ada titik temu maka Indonesia akan menawarkan Saudi Aramco proyek lain.

"Saudi Aramco juga kita sekarang nunggu hasil audit, tapi kalau selisih audit itu tetap US$ 1,5 miliar tidak ketemu, kita tawarin dia yang lain," kata Luhut di kantornya, Jakarta, Jumat (15/11/2019).


Luhut menilai jika tidak ada titik temu terkait selisih valuasi aset maka kerja sama tidak bisa dipaksakan. Audit soal valuasi tersebut akan kelar bulan ini.

"Kalau ndak ketemu angkanya masa dia mau kawin kalau dia nggak cocok. (Angkanya keluar) bulan ini," sebutnya.


Terkait proyek yang mungkin akan ditawarkan ke Saudi Aramco adalah Kilang TPPI di Tuban. Sementara Kilang Cilacap bisa saja dikerjakan Pertamina sendiri.

"Salah satu yang kita tawarin itu TPPI dan buat yang lain. Nah yang ini karena pemerintah sudah taruh duit juga yang di Cilacap ini ya biar saja Pertamina," tambahnya.

Simak Video "Komentari Penusukan Wiranto, Luhut Pandjaitan: Jangan Dibesar-Besarkan"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com