Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 30 Nov 2019 19:28 WIB

Megaproyek Kilang Minyak di Tuban Bakal Serap 20.000 Pekerja

Anisa Indraini - detikFinance
Foto: Dok. Kementerian Perhubungan Foto: Dok. Kementerian Perhubungan
Jakarta - Megaproyek kilang Pertamina Grass Root Refinery (GRR) mulai berjalan di Tuban, Jawa Timur. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati meninjau lokasi proyek, Sabtu (30/11/2019).

Di sela-sela kunjungan itu Menhub menyambut baik PT Pertamina yang akan merekrut warga sekitar untuk dipekerjakan dalam proses pembangunan. Saat ini sudah ada 270 warga masyarakat yang dilibatkan proses restorasi pantai.

"Saya begitu terkesan bahwa kalau proyek ini jadi, bayangkan 20 ribu orang dapat kesempatan kerja dan pasti Tuban akan berubah menjadi sama hebatnya dengan Surabaya, jadi satu pusat pertumbuhan industri," dalam keterangan tertulis Kementerian Perhubungan di Jakarta, Sabtu (30/1/2019).

Nicke menambahkan pembangunan kilang minyak ini akan menyerap 20.000 orang pekerja dan 2.500 orang pekerja saat telah beroperasi dimana terkait tenaga kerja ini PT Pertamina (Persero) akan mengutamakan merekrut warga lokal.


Dia menargetkan pembangunan kilang dan pelabuhan ini akan selesai pada tahun 2026.

"Untuk restorasi awal ini 6 bulan nanti kita akan terus lanjutkan restorasi untuk yang 200 hektar. Nanti pelabuhan kita bangun bersamaan dengan kilang. Jadi proyek kilang dan petrochemical ini semuanya akan selesai tahun 2026," jelas Nicke.

Pembangunan GRR Tuban ini dilakukan melalui skema kerja sama antara Pertamina dengan perusahaan Rusia, Rosneft Oil Company melalui pembentukan perusahaan joint venture bernama PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PT PRP&P).

Proyek ini merupakan penugasan pemerintah berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 807K/12/MEM/2016 tertanggal 3 Maret 2016 dan Perpres Nomor 56 Tahun 2018.

"Nanti kapasitas pengolahan kilang minyak mencapai 300 kbpd, produksi gasoline 14 juta liter per hari, produksi diesel 16 juta liter per hari dan total produksi petrokimia 4.250 ktpa," tutup Nicke.



Simak Video "AS Tuding Iran atas Serangan Kilang Minyak Arab Saudi"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com