Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 03 Des 2019 12:42 WIB

Heran Harga Avtur RI Tinggi, Luhut: Pasti Ada yang Salah

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengaku heran mengapa harga avtur nasional masih mahal dibanding negara lain. Luhut pun mengatakan akan meminta semua pihak terkait untuk bisa melakukan efisiensi produksi avtur agar harganya bisa ditekan.

"Kita sudah minta, semua harus efisiensi, cost ini ujungnya efisiensi. Kenapa orang lain bisa lebih murah dari kita? Pasti ada yang salah," ucap Luhut usai menghadiri Rapat Kerja Kemenhub, di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019).

Dia mengatakan ada satu negara yang tidak memiliki cadangan minyak tapi harga avturnya lebih murah dari Indonesia. Untuk itu dia menilai ada yang salah dalam rantai produksi avtur.

"Orang lain enggak punya minyak, udara aja impor, kok bisa lebih murah dari kita. Tentu ada yang salah. Sekarang oleh perhubungan, oleh kami semua akan diperbaiki," ungkap Luhut.


Luhut pun mendukung apabila ada penjual avtur selain Pertamina masuk ke dalam pasar avtur. Dia menyatakan memang seharusnya penyedia avtur bukan cuma satu agar tidak terjadi monopoli.

"Nanti kita lihat. Paling tidak dua (penjual) lah, jangan satu, jangan monopoli. Dimana-mana monopoli ndak bagus," ucap Luhut.



Simak Video "Komentari Penusukan Wiranto, Luhut Pandjaitan: Jangan Dibesar-Besarkan"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com