Swasta Mau Jual Avtur, Erick: Tidak Boleh Impor

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 04 Des 2019 12:10 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberi respons atas wacana Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk mendatangkan swasta demi menekan harga avtur. Erick bilang, pihaknya terbuka adanya kompetitor asal tidak diimpor.

Erick menjelaskan, pemerintah saat ini tengah berupaya menahan laju impor. Pihaknya tak mau disalahkan jika ada pemain baru justru mendatangkan avtur dari luar negeri.

"Ya saya rasa begini, Pertamina bisa produksi avtur. Nah, kalau swasta yang produksi avtur ya welcome aja. Yang tidak boleh cuma minta lisensi impor. Nah akhirnya nanti kami-kami yang di BUMN atau di kementerian banyak ditugaskan menekan impor migas tetapi di pihak lainnya malah impor terus akhirnya kami yang disalahkan lagi," katanya di Pacific Place Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).


Erick melanjutkan, pihaknya tak keberatan swasta masuk. Ia pun mencontohkan Pelabuhan Patimban yang diserahkan ke swasta.

"Contoh di Patimban Presiden sudah serahkan swasta 100% dari pada BUMN, Pelindo tidak boleh ikut. Ya tidak masalah karena memang Pelindo juga banyak kerjaan lain," ungkapnya.


Kembali, Erick menegaskan pihaknya tak setuju jika swasta menjual avtur jika sekadar impor.

"Ini catatan kalau produksi, kalau sekedar impor saya nggak setuju," terangnya.

Simak Video "Erick Thohir Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pulih 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)