Menurut Wakil Dirut PLN Darmawan Prasodjo banyak masyarakat Jakarta berlibur maka dari itu beban listrik di Jakarta cenderung turun. Menurut Darmawan yang biasanya hingga 5 ribu megawatt lebih, hari ini beban listrik di Jakarta hanya sekitar 3 ribuan megawatt.
"Jadi listrik di Jakarta kami pastikan aman di malam tahun baru. Tapi memang beban cenderung turun. Biasanya, di atas 5 ribu megawatt ini turun ke sekitar 3 ribuan megawatt. Nanti setelah tahun baru begitu para penduduk di Jakarta kembali liburan akan naik lagi," ungkap Darmawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prediksinya, mulai besok secara bertahap beban listrik di Jakarta akan kembali normal. Puncaknya, di hari Kamis beban listrik di Jakarta akan kembali normal.
"Mulai besok sore sudah naik secara bertahap hari Kamis nanti beban penuh dan akan normal lagi. Bisa sekitar 5000-5200 megawatt," kata Darmawan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Ikhsan Asaad menyatakan di Jakarta paling tinggi beban bisa mencapai 5.260 megawatt
"Beban tertinggi yang pernah dicapai di tahun 2019 yaitu 5.260 megawatt dengan daya mampu 11.795 megawatt," ungkap Ikshan.
Ikhsan memperkirakan beban puncak listrik di malam tahun baru bisa mencapai 3.356 megawatt. "Kami pastikan secara pasokan, sistem kelistrikan Jakarta cukup," katanya.
Beberapa titik keramaian malam tahun baru di Jakarta juga mendapat pantauan khusus seperti Bundaran Hotel Indonesia, Monas, dan Ancol.
"PLN mendukung penuh pasokan listrik untuk seluruh rangkaian acara malam tahun baru yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang diselenggarakan di Bundaran HI, Silang Barat Daya Monas, Terowongan Kendal, Spot Budaya Dukuh Atas, tenda kuliner di Jalan Thamrin, dan panggung hiburan di Jalan Wahid Hasyim," ungkap Ikhsan.
(dna/dna)











































