Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 16 Jan 2020 17:34 WIB

DPR Tunggu Kajian Pertamina soal Harga Elpiji 3 Kg Naik

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Komisi VII DPR RI masih menunggu kajian dari PT Pertamina (Persero) soal subsidi tertutup Elpiji 3 kilogram (kg). Subsidi tertutup dilakukan dengan menyasar langsung penerima manfaat yaitu masyarakat miskin.

Harga jual Elpiji 3 kg juga nantinya disesuaikan dengan harga pasar yang bisa mencapai Rp 35.000 per tabungnya. Namun, masyarakat miskin akan tetap mendapatkan subsidi dengan kuota yang akan ditentukan per bulan.

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengatakan jangan dulu diputuskan soal pencabutan subsidi Elpiji 3 kg sebelum adanya kajian dari Pertamina.


"Kan gini justru yang minta Komisi VII subsidi tertutup. Nanti entah berupa kupon entah berupa apa kita tugaskan Pertamina. Komisi VII tunggu kajian Pertamina yang besok kan RDP Senin. Intinya tetap subsidi tertutup," ujar Sugeng di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Formula penyaluran subsidi Elpiji 3 kg dengan cara tertutup juga mempertimbangkan biaya hidup masyarakat. Jangan sampai masyarakat miskin tidak terdata mendapatkan subsidi Elpiji 3 kg.

"Formula-formula ini sedang kita cari. Gas bagian integral dari keluarga termasuk keluarga miskin. Betapapun kenaikan biaya hidup bisa menaikkan kemiskinan," katanya.

DPR Tunggu Kajian Pertamina soal Harga Elpiji 3 Kg Naik




Simak Video "Jurus Ahok Tangkal KKN di Pertamina: Semua Harus Ditransparankan!"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com