Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 20 Jan 2020 22:30 WIB

Soal Cost Recovery atau Gross Split, Ini Kata Kontraktor Migas

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Suhandi Ridho
Jakarta - Kontraktor migas bakal diberikan kebebasan untuk memilih skema kontrak gross split atau cost recovery. Hal ini diterapkan demi meningkatkan fleksibilitas kontrak investasi hulu migas.

Lantas skema mana yang dipilih perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)?

PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) sendiri tidak tegas memilih gross split atau cost recovery. Menurut Corcom CPI Sonita Purnomo, pihaknya percaya apapun pilihan pemerintah soal skema kontrak migas adalah yang terbaik.

"Kita percaya pemerintah memilih yang terbaik karena tujuan akhirnya itu kepentingan nasional," kata Sonita di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/1/20).


Kebanyakan, skema kontrak migas yang dimiliki Chevron sendiri berupa cost recovery. "Ya sejauh ini kebanyakan cost recovery," katanya.

Sementara itu perusahaan KKKS, Eni Muara Bakau menyebut tidak ada permasalahan di antara dua skema kontrak yang ditawarkan. Managing Director Eni Indonesia Diego Portoghese memaparkan baik kontrak gross split maupun cost recovery tetap berjalan tanpa masalah.

"Kami netral aja tak melihat ada permasalahan. Di Muara Bakau itu kita blok cost recovery. Lalu, di East Sepinggan di mana kami sedang lakukan pengembangan lapangan itu adalah blok gross split," kata Diego.

"Jadi dua-duanya berjalan," ungkapnya.


Sebelumnya, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menyatakan bahwa kontraktor migas diberikan kebebasan untuk memilih skema antara gross split dan cost recovery.

"Yang penting tujuannya adalah bagaimana meningkatkan investasi di Indonesia," kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2020).

Dwi menambahkan, dengan diberikan kebebasan maka investor bisa menyesuaikan kontrak yang cocok untuk proyek yang sedang digarapnya. Ia juga meyakini masih ada investor yang akan memilih gross split.

Simak Video "Ini Alasan Wamen ESDM Terapkan Gross Split daripada Cost Recovery"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com