DPR Respons Jokowi soal Mafia Migas: Tangkap Saja!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 27 Jan 2020 21:46 WIB
petral mafia migas
Ilustrasi migas/Foto: Andhika Akbarayansyah/Tim Infografis
Jakarta -

Masih maraknya impor migas membuat Presiden Joko Widodo marah dan mengancam oknum yang membuat Indonesia terus membuka keran impor minyak alias mafia migas.

Bahkan, Jokowi menyebut sudah mengetahui siapa dalang yang ada di belakang kegiatan impor 800 ribu barel per hari.

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto menegaskan agar Jokowi tak sekadar berwacana dan segera mendorong pemerintah melakukan tindakan tegas.

"Kalau tanya DPR, tangkap lah mafia itu," tegas Sugeng ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Menurutnya, pemerintah bisa segera bertindak karena Presiden sebagai kepala negara punya wewenang untuk mengerahkan aparatnya guna memberantas mafia migas.

"Bertindak saja Presiden. Presiden kan punya alat, punya aparat. Kalau memang ada, tangkap saja. Lakukan lah tindakan hukum yang terukur. Tangkap lah mafia itu," jelas dia.


Politisi Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) itu mengaku siap mendukung pemerintah dalam hal pengawasan bila ada hal-hal yang menghambat pengembangan industri migas nasional yang lebih baik. DPR, lanjut dia, juga siap mendukung pemberantasan mafia migas.

"Karena kita ingin mendorong, bisnis di hulu hingga hilir migas bergairah kembali," tutup dia.



Simak Video "Istana Resmi Terima Draf UU Cipta Kerja dari DPR"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/hns)