Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 28 Jan 2020 15:11 WIB

Pakai Gas untuk Pembangkit, PLN Bisa Hemat Rp 4 T

Trio Hamdani - detikFinance
PLN mempunyai pembangkit listrik, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Grati di Pasuruan, Jawa Timur. Yuk kita lihat. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

PT PLN (Persero) mengungkapkan potensi penghematan oleh perseroan dengan melakukan gasifikasi, yaitu mengganti BBM dengan gas untuk bahan bakar pembangkit. Penghematan yang bisa diraih mencapai Rp 4 triliun.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menjelaskan, penghematan tersebut bisa diperoleh dengan mengurangi penggunaan BBM dari 2,6 juta kiloliter (kl) menjadi 1,6 juta kl.

"Dengan estimasi pengurangan biaya operasi sebesar Rp 4 triliun. Jadi penurunan konsumsi BBM jadi 2,6 juta kl menjadi 1,6 juta kl tersebut akan mengurangi biaya operasional," kata dia dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII di DPR RI, Selasa (28/1/2020).

Dia menjelaskan, gasifikasi tersebut merupakan implementasi Keputusan Menteri ESDM Nomor 13/2020 tentang Penugasan Pelaksanaan Penyediaan Pasokan dan Pembangunan Infrastruktur LNG, Serta Konversi Penggunaan BBM dengan LNG Dalam Penyediaan Tenaga Listrik.

"PLN telah melakukan identifikasi untuk memetakan perencanaan konstruksi pembangkit dan rencana pengoperasian pembangkit yang menggunakan BBM dan gas," sebutnya.

Dari hasil identifikasi, pihaknya memang baru menemukan sebagian pembangkit yang bisa dikonversi dari penggunaan BBM ke gas.

"Dari identifikasi kemudian dibagi menjadi lima wilayah. Konsumsi BBM tahun lalu oleh PLN sebesar 2,6 juta kl. Yang bisa diubah ke gas berdasarkan identifikasi kami adalah 1,6 juta kl," tambahnya.



Simak Video "Kesal Gas Mahal, Jokowi: Saya Mau Ngomong Kasar"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com