Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 19 Feb 2020 20:44 WIB

INPEX Mulai Bahas Penjualan Gas ke PLN-Pupuk Indonesia

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
inpex Foto: (Achmad Dwi Afriyadi/detikcom)
Jakarta -

Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) INPEX Masela Ltd meneken nota kesepahaman dengan PT PLN (Persero) dan PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk memasok kebutuhan gas kedua perusahaan dari Proyek LNG Abadi, Wilayah Kerja Masela.

Lewat nota kesepahaman ini maka dimulai pembahasan penjualan dan pembelian untuk pasokan gas, yakni LNG ke pembangkit listrik tenaga gas yang dioperasikan oleh PLN. Lalu, gas alam sebesar 150 juta standard kaki kubik per hari (mmscfd) untuk kilang co-production yang akan dibangun Pupuk Indonesia.

Penandatangan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Presiden Direktur INPEX Masela Ltd Kenji Kawano, Direktur Utama PLN Zulkilfi Zaini dan Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat.


Kemudian, disaksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii dan Presiden & CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda.

Dwi Soetjipto mengatakan, penandatangan ini merupakan capaian penting dalam Proyek LNG Abadi Masela. Penyerapan gas oleh kedua perusahaan pelat merah menunjukkan prioritas gas untuk industri dalam negeri.

"Nota kesepahaman ini merupakan satu tahap pencapaian dari pengembangan Proyek LNG Abadi Masela. Penyerapan gas oleh Pupuk Indonesia dan PLN menunjukkan komitmen pemerintah dan industri hulu migas untuk memprioritaskan permintaan gas dari dalam negeri sebagai upaya bersama untuk meningkatkan daya saing industri nasional untuk membangun perekonomian Indonesia yang berkelanjutan," katanya di Hotel Fairmont Jakarta, Rabu malam (19/2/2020).

Sementara, Presiden & CEO INPEX Takayuki Ueda mengucap terima kasih kepada pemerinta atas kerja sama yang telah dibangun dengan INPEX. Dia menambahkan, dengan penandatanganan ini akan memberikan kepastian pada proyek LNG Masela.

"Kami senang dengan hasil kolaborasi bersama dengan Pemerintah Indonesia termasuk dengan Kementrian ESDM, SKK Migas, PLN dan Pupuk Indonesia tentang nota kesepahaman ini," kata Ueda.

"Pelaksanaan nota kesepahaman ini akan meningkatkan kepastian dari Proyek LNG Abadi yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional Indonesia dan diharapkan mendorong optimisme masyarakat dan sektor industri di Indonesia serta pasar LNG internasional. Dengan semangat kebersamaan, kami yakin kita dapat mencapai tujuan bersama untuk membuat Proyek LNG Abadi ini berproduksi sesuai jadwal dan dapat berkontribusi bagi ekonomi Indonesia," lanjutnya.



Simak Video "Begini Perjalanan Panjang Tembaga Menjadi Barang Keseharian Kita"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com