Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 03 Mar 2020 19:15 WIB

Rencana Inalum Caplok 20% Saham Vale Diproyeksi Molor

Soraya Novika - detikFinance
Direktur Keuangan Inalum Orias Petrus Moedak Foto: Achmad Dwi Afriyadi/detikFinance
Jakarta -

Rencana pengambilalihan 20% saham divestasi PT Vale Indonesia Tbk oleh holding tambang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mining Industry Indonesia (MIND ID) atau PT Inalum dimungkinkan mundur lagi dari targetnya. Awalnya, pengambilan saham ini rencananya selesai pada Maret 2020 ini.

Akan tetapi, Direktur Utama PT Inalum Orias Petrus Moedak mengaku enggan terburu-buru merealisasikan rencana tersebut.

"Masih bahas di masing-masing internal. Fluktuasi harga saham di pasar juga lagi kayak gini kan. Fluktuasi harganya lagi anomali gini," ujar Orias ditemui di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Menurutnya, realisasi divestasi itu tidak bisa dipaksakan terutama dalam kondisi saat ini di mana harga yang ditransaksikan bisa melambung dibandingkan kondisi normal. Hal ini bila dipaksakan berisiko membawa dampak kurang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

"Ya saya bisa salah kalau ketinggian (harga). Mereka juga kalau kerendahan, dia juga nggak enak kalau kemurahan kan. Tapi kami belum bicara sampai situ. Itu perhitungan kami aja. Tapi ya itu kami bahas dulu di internal masing-masing sampai harga pasar stabil dulu," sambungnya.

Seperti diketahui, pemerintah telah menunjuk Inalum untuk mengambil saham divestasi Vale. Divestasi 20% saham Vale merupakan kewajiban dari amandemen kontrak karya (KK) di tahun 2014 antara Vale dan pemerintah yang harus dilaksanakan dalam lima tahun setelah amandemen tersebut.

KK Vale akan berakhir 2025 dan dapat diubah atau diperpanjang menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sesuai peraturan perundangan-undangan. Pemegang saham Vale saat ini antara lain VCL 58,73%, SMM 20,09% dan publik 20,49%. Dengan kepemilikan 20% di Vale dan 65% di PT Aneka Tambang Tbk maka MIND ID memiliki akses pada salah satu satu cadangan dan sumber daya nikel terbesar dan terbaik di dunia.

Rencana Inalum Caplok 20% Saham Vale Diproyeksi Molor


Simak Video "Isu Denny JA Tagih Jabatan ke Luhut, Ini Jawaban Kementerian BUMN"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com