Arab Saudi-Rusia Perang Harga, Minyak Mentah Anjlok 22%

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 09 Mar 2020 10:12 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok
Foto: Reuters
Jakarta -

Harga minyak mentah dunia anjlok 22% ke level US$ 30 per barel. Hal itu dipicu oleh strategi Arab Saudi untuk membanjiri pasar dengan minyak mentah demi merebut kembali pangsa pasar.

Dikutip dari CNN, Senin (9/3/2020), pada Minggu malam Arab Saudi mengejutkan pasar dengan meluncurkan perang harga terhadap Rusia.

Hal itu membuat harga minyak mentah turun 22% menjadi US$ 32 per barel. Minyak mentah Brent sebagai patokan global juga anjlok 22% menjadi US$ 35 per barel. Kejatuhan harga tersebut menjadi yang terparah sejak 1991.

Gejolak itu terjadi setelah adanya ketegangan antara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi atau OPEC dengan Rusia pada hari Jumat. Rusia menolak mengikuti upaya OPEC untuk menyelamatkan pasar minyak yang rusak karena virus corona dengan memangkas produksi.

Hal di atas memicu penurunan harga minyak sebanyak 10% pada Jumat. Itu membuat harga minyak semakin tertekan setelah sebelumnya terimbas wabah virus corona (Covid-19) yang menyebabkan permintaan minyak mentah turun tajam.

Kemudian Arab Saudi memperparah situasi dengan memangkas harga jual resmi untuk April sebesar US$ 6 menjadi US$ 8 dalam upaya untuk merebut kembali pangsa pasar dan menekan Rusia.

"Sinyal Arab Saudi sedang mencari cara untuk membuka keran dan memperjuangkan pangsa pasar," kata Matt Smith, direktur riset komoditas di ClipperData.

"Saudi menggulung lengan bajunya untuk perang harga," lanjutnya.

Para analis mengatakan bahwa penolakan Rusia untuk memangkas produksi sama dengan menampar produsen minyak serpih AS, yang banyak di antaranya membutuhkan harga minyak yang lebih tinggi untuk bertahan hidup.



Simak Video "Arab Saudi Akan Gelar Ibadah Haji Tahun Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)