Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 23 Mar 2020 15:31 WIB

Pemerintah Punya Kesempatan Turunkan Harga BBM Sampai Bulan Juni

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
SPBU Pertamina Foto: Pertamina
Jakarta -

Harga BBM disebut sudah saatnya untuk diturunkan seiring dengan rendahnya harga minyak dunia. Menurut pengamat ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi pemerintah punya kesempatan hingga bulan Juni untuk menurunkan harga BBM.

Pasalnya, dia memprediksi harga minyak akan kembali melonjak di bulan Juni. Dia menilai permintaan minyak mentah akan meningkat kembali di bulan Juni, pada saat itu lah harga minyak akan kembali melonjak.

Fahmi beralasan di bulan Juni, virus corona yang melemahkan permintaan minyak mentah akan bisa diatasi oleh berbagai negara di dunia.

"Saya memperkirakan awal Juni ya bisa naik lagi. Karena April dan Mei saya kira corona masih mewabah, kalau sudah membaik itu bisa naik lagi permintaannya. Saya kira ini adalah kesempatan pemerintah dan Pertamina sampai Juni kalau mau menurunkan harga BBM," kata Fahmy kepada detikcom, Senin (23/3/2020).

Fahmy kemudian mengatakan bahwa faktor penurunan harga minyak dunia adalah wabah pandemi corona yang membuat permintaan minyak merosot. Karena permintaan merosot harga pun menjadi murah karena pasokan minyak berlebihan di pasar.


Ditambah lagi perang harga antara Rusia dan Arab Saudi sebagai dua negara eksportir minyak besar dunia. Keduanya saling mematok harga murah untuk bersaing di pasar minyak dunia.

"Corona jadi penyebab terbesarnya karena menurunkan permintaan harga minyak, jadi pasokannya berlebih. Selanjutnya ada perang harga Rusia dan Arab Saudi itu meyebabkan harga cukup drastis anjlok," ungkap Fahmy.



Simak Video "Harga Minya Dunia Anjlok, Jokowi: Manfaatkan Peluang Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com