Pertamina Pastikan Stok LPG Subsidi di Bandung Raya dan Sumedang Aman

Reyhan Diandra - detikFinance
Rabu, 08 Apr 2020 13:05 WIB
pertamina
Foto: pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram (kg) di wilayah Bandung Raya dan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat sekitar 10% dari rata-rata alokasi harian, yang disalurkan secara bertahap mulai tanggal 7 hingga akhir April 2020.

Pasokan fakultatif atau penambahan alokasi ini bersifat situasional untuk menjaga keamanan stok LPG, menyusul imbauan #DiRumahAja dari pemerintah sebagai upaya meminimalisir penularan COVID-19 serta sebagai antisipasi menyambut bulan suci Ramadhan.

"Berdasarkan pantauan kami, beberapa wilayah memberlakukan isolasi daerah sehingga pergerakan masyarakat lebih terbatas. Akibatnya, kebutuhan LPG di sektor rumah tangga meningkat untuk keperluan memasak. Namun di sisi lain, kebutuhan LPG subsidi untuk warung-warung usaha mikro menurun karena masyarakat telah memasak di rumah. Untuk mengantisipasi hal ini, Pertamina memastikan suplai LPG ke agen maupun pangkalan LPG tetap berjalan lancar dan dapat memenuhi kebutuhan warga," jelas Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Dewi Sri Utami, dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4/2020).

Dewi menjelaskan, pada kondisi normal rata-rata penyaluran LPG 3 kg untuk wilayah Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang mencapai lebih dari 292 ribu tabung per hari. Di luar pasokan reguler ini, Pertamina juga melakukan penambahan pasokan LPG 3 kg dengan total sekitar 732 ribu tabung LPG 3 kg pada bulan April 2020 secara bertahap.

"Kami memperkirakan adanya peningkatan kebutuhan LPG karena sebagian besar masyarakat kini akan berada di rumah sehingga aktivitas memasak juga bertambah. Melihat situasi tersebut, kami melakukan penambahan pasokan LPG subsidi untuk mempermudah masyarakat," ungkap Dewi .

Menurut Dewi, masyarakat yang berhak dapat membeli LPG subsidi dengan mudah di pangkalan LPG resmi Pertamina. Terdapat total 4.391 pangkalan dan 186 agen LPG subsidi resmi Pertamina di wilayah Bandung Raya dan Kabupaten Sumedang yang tersebar hingga seluruh desa.

Dengan membeli di pangkalan resmi Pertamina, masyarakat akan memperoleh harga sesuai dengan SK Walikota atau SK Bupati yang berlaku. Sementara untuk masyarakat yang mampu, Pertamina menyediakan LPG Non Subsidi Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg, yang dapat dipesan antar ke rumah melalui Call Center Pertamina di 135.

Sementara itu, Dewi juga mengatakan agen dan pangkalan Pertamina tetap beroperasi melayani masyarakat pasca musibah banjir yang kembali melanda sebagian wilayah di Kabupaten Bandung sejak Minggu (29/3) lalu. Melalui Sales Area Manager Retail Bandung, Pertamina turut membantu menyediakan 30 tabung Bright Gas berukuran 5,5 kg dan 12 kg beserta isi ulangnya hingga tanggap banjir ini berakhir.

Sebagai informasi, sebelumnya bencana banjir juga terjadi di tujuh kecamatan di Kabupaten Bandung, yakni Dayeuhkokot, Baleendah, Kutawaringin, Ciparay, Rancaekek, Bojongsoang, dan Solokanjeruk. Berdasarkan data BPBD, terdapat lebih dari 3 ribu jiwa yang terdampak, dimana sebagian kecil tak berada di pengungsian namun berlindung di rumah kerabat atau tetangganya.

Untuk membantu memudahkan kebutuhan warga di posko pengungsi, Pertamina berinisiatif memberi bantuan gas LPG untuk memenuhi kebutuhan memasak di dapur umum. LPG Bright Gas Pertamina dialokasikan ke empat lokasi dapur umum yakni Dapur Umum BPDB di Kelurahan Andir, Kec Baleendah, Dapur Umum Dinas Sosial di Kelurahan Sukamanah, Kec Rancaekek. Selain itu, Dapur Umum Palang Merah Indonesia (PMI) di Kelurahan Bojongsoang, serta Dapur Umum Kelurahan Tegalluar di Kec Bojongsoang.



Simak Video "Ahok: Siapapun Korupsi di Pertamina, Kami Lacak Anda!"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)