Warga Minta Tarif Listrik Gratis Diperpanjang, Tak Cuma 3 Bulan

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 14 Apr 2020 12:48 WIB
Warga mengisi token listrik di salah satu room kelistrikan di Rusun Cipinang Besar Selatan, Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk mengkaji ulang pembayaran listrik dengan sistem token karena dinilai mengandung unsur monopoli bayaran. Rachman Haryanto/detikcom.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Pemerintah membebaskan tagihan listrik untuk golongan 450 VA. Pemerintah juga memberikan diskon 50% untuk tagihan listrik pada pelanggan 900 VA bersubsidi. Kebijakan itu berlaku selama tiga bulan alias sampai Juni 2020.

Menanggapi itu, Ismoyo, warga dari Demak, Jawa Tengah sangat berterima kasih kepada kebijakan pemerintah tersebut karena sebagai pelanggan 450 VA dirinya sangat merasakan bantuan itu. Namun ia minta keringanan biaya listrik diperpanjang, tidak hanya selama tiga bulan.

"Menurut saya sangat tepat kalau pemerintah saat ini memberikan diskon terhadap pelanggan 450 VA maupun 900 VA karena dengan adanya penggratisan listrik ini sangat terbantu. Tentu harapan saya ke depan kalau bisa jangan hanya tiga bulan penggratisan itu," kata Ismoyo melalui telekonferensi 'Jaring Pengaman Sosial Energi di Masa Pandemi Corona', Selasa (14/4/2020).

Sebagai penjual alat tulis sekolah, selama masa pandemi pendapatannya turun drastis hingga 75%. Sehingga pengeluaran biaya listrik yang biasanya mencapai Rp 50.000/bulan bisa untuk kebutuhan lain.

"Biasanya saya per bulan rata-rata Rp 50.000 jadi bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya. Saat ini dengan anak-anak saya sekolah libur tentu saja bulan depan biaya listrik akan naik karena pasti anak-anak saya yang seharusnya sekolah setiap hari hanya di depan televisi terus jadi pasti biaya pembayaran lsitrik akan naik," sebutnya.

Dalam kesempatan yang sama juga diungkapkan oleh Mariyam, warga dari Jakarta Barat. Sebagai pelanggan 900 VA yang menikmati diskon tarif listrik sebesar 50%, meminta agar kebijakan tersebut diperpanjang sampai pandemi virus Corona benar-benar berakhir.

"Kalau menurut saya Corona ini bakal panjang jadi tidak cukup hanya tiga bulan. Kalau untuk tiga bulan ya alhamdulillah, tapi selanjutnya bagaimana? Jadi kalau untuk tiga bulan masih perlu tambahan lagi, 3 bulan kan cepat," sebutnya.



Simak Video "Ombudsman: Ada Tarif Listrik Warga yang Naik hingga 1.000%"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)