Harga Minyak Minus tapi BBM Belum Turun, Ini Kata Airlangga

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 21 Apr 2020 14:18 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Foto: Screen Shot Video 20detik
Jakarta -

Pagi tadi publik dikejutkan dengan harga minyak mentah dunia yang mencapai titik minus. Harga minyak yang dimaksud merupakan West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei anjlok parah ke minus US$ 37,63 per barel.

Bagi orang awam tentu bertanya, kok bisa seperti itu? Lalu kenapa harga BBM tidak turun?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, harga minyak yang turun sampai minus itu adalah WTI. Sementara Indonesia menggunakan menggunakan acuan dari Mean of Platts Singapore (MOPS) yang memiliki basis jenis minyak Brent.

"Indonesia basis harganya adalah MOPS bukan WTI, dan MOPS itu itu basisnya adalah brent," terangnya saat konferensi pers virtual, Selasa (21/4/2020).

Airlangga menilai penurunan harga WTI hingga minus disebabkan oleh anjloknya permintaan yang disebabkan banyaknya negara menerapkan lockdown terkait wabah COVID-19. Sementara produksi masih cukup besar.

Sedangkan untuk minyak jenis Brent untuk waktu pengiriman yang sama harganya masih stabil di US$ 22,74 per barel.

Meski begitu, Airlangga mengatakan pemerintah tetap memantau harga WTI karena berkaitan dengan rencana pemerintah yang ingin mengembangkan produk biodiesel 30% atau B30.



Simak Video "Harga Minyak Dunia Anjlok, Terendah Sejak 11 Tahun Terakhir"
[Gambas:Video 20detik]
(das/ara)