SKK Migas Beri Penjelasan Kebakaran di WK Bawean

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 28 Apr 2020 14:25 WIB
Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto
Foto: Michael Agustinus
Jakarta -

Fasilitas pengeboran migas well head platform CPP Camar terbakar. Kebakaran ini terjadi pada 29 Februari 2019 lalu.

Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno menjelaskan, lokasi kebakaran berada di Lapangan Camar, WK Bawean. Letaknya di sebelah utara Pulau Madura.

Dia menjelaskan, kebakaran ini disebabkan karena salah satu kaki rig turun.

"Kegiatan rig pada waktu mau pengeboran, rig pengembangan di Lapangan Camar, mendekati platform dan rig tipikal jack up. Pada waktu jack up menaikkan jacking sistemnya itu ada salah satu kaki yang bukan ambles, penetrasi lebih cepat jadi pass through sehingga rignya miring dan menyentuh platform," jelasnya dalam rapat dengan Komisi VII, Selasa (28/2/2020).

Lanjutnya, platform kemudian bersinggungan dengan membentur rig. Sehingga, terjadi percikan api dan kemudian terbakar.

"Setelah itu terjadi percikan api karena platform yang terdorong rig yang miring tadi," sambungnya.

Kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kebakaran ini menimbulkan kerusakan.

"Terjadi kerusakan di fasilitas platform sehingga mengakibatkan loss produksi dari dua sumur well 500 barel oil memang kecil. Gas 2 MMSCFD untuk keperluan on use sampai hari ini tutup," jelasnya.



Simak Video "Kepala BPH MIGAS Ajak Masyarakat Optimistis Sambut New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/fdl)