Pertamina: Stok BBM & LPG untuk Ramadhan dalam Kondisi Penuh

Yudistira Imandiar - detikFinance
Minggu, 03 Mei 2020 17:00 WIB
Pertamina
Foto: dok Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan distribusi LPG dan BBM di bulan Ramadhan dan Idul Fitri, dengan mengerahkan Satuan Tugas Ramadhan, Idul Fitri, dan COVID-19 (Satgas Rafico). Pertamina juga menambah pasokan LPG di wilayah Marketing Operation Region (MOR) III meliputi area DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Dewi Sri Utami mengungkapkan, ada kenaikan konsumsi LPG Bright Gas 5 Kg dan 12 Kg sebesar 3%, dan konsumsi LPG 3 Kg naik 16%.

Untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi LPG, selama bulan April Sales Area Retail Karawang telah melakukan penambahan pasokan (fakultatif) LPG 3 Kg lebih dari 50% dibanding konsumsi harian normal masyarakat. Penambahan tersebut dikucurkan secara bertahap sejak 1-29 April 2020.

"Kami memastikan stok BBM dan LPG saat ini berada dalam kondisi penuh dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terutama pada bulan Ramadhan ini. Pertamina juga telah melakukan tambahan pasokan (fakultatif) untuk LPG di wilayah MOR III, yang distribusikan kepada masyarakat melalui agen dan pangkalan LPG resmi Pertamina," ujar Dewi.

Sementara itu, Dewi mengatakan, konsumsi BBM di wilayah Kota/Kab Bekasi, Purwakarta, Subang dan Karawang (Purwasuka) mengalami penurunan sebagai dampak dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan kebijakan work from home (WFH). Pada bulan April 2020, produk Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) turun sebesar 30% dan Gasoil (Dexlite dan Pertamina Dex) terkoreksi 28%, dibandingkan dengan konsumsi BBM normal.

Pada kondisi normal, konsumsi rata-rata Gasoline di wilayah Kota/Kab Bekasi dan Purwasuka, yang termasuk dalam Sales Area Retail Karawang, mencapai 4.523 kilo liter (KL) per hari, sedangkan Gasoil pada kondisi normal adalah 2.369 KL/hari.

"Walau demikian, sebagai bentuk komitmen kami untuk melayani kebutuhan masyarakat, seluruh SPBU tetap beroperasi dan tidak ada yang tutup, termasuk SPBU yang berada di ruas tol Jakarta-Cikampek dan sebaliknya," ujar Dewi.

Ia menambahkan, untuk menjaga ketersediaan LPG dan BBM, Pertamina tetap beroperasi dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan COVID-19, serta menaati kebijakan pemerintah pusat dan daerah.

"Dalam menghadapi Ramadhan, Idul Fitri, dan pandemi COVID-19, sebagian besar pekerja di Pertamina MOR III tidak melakukan WFH (work from home), karena harus menjalankan operasional seperti di fuel terminal, depot LPG untuk memastikan kelancaran distribusi energi ke masyarakat," jelasnya.

Sebagai informasi, Satgas Rafico Pertamina 2020 bekerja efektif mulai 1 April 2020 hingga 8 Juni untuk menjaga keberlangsungan penyaluran energi. Masyarakat dapat menghubungi Call Center 135 untuk informasi maupun pemesanan produk Pertamina yakni BBM dan LPG Non Subsidi melalui Pertamina Delivery Service.



Simak Video "Gegara Corona, Penjualan Pertamina Terendah Sepanjang Sejarah"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/eds)