Menteri ESDM Bukaan-bukaan Alasan Harga BBM Tak Kunjung Turun

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 04 Mei 2020 13:50 WIB
Pertamax Turun Harga

Pengedara mengisi Bahan Bakar Minyak kerndaraan mereka di SPBU CIkini, Jakarta, Minggu (10/2/2019).  PT Pertamina (Persero) secara resmi menurunkan harga BBM jenis Pertamax dari Rp10.200 menjadi Rp9.950 per liter pada Sabtu (9/2) kemarin. Grandyos Zafna/detikcom
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Harga BBM tak kunjung turun hingga saat ini. Padahal, harga minyak mentah dunia anjlok, bahkan sempat menjadi minus.

Dalam paparannya dalam rapat kerja dengan Komisi VII, Menteri ESDM Arifin Tasrif menyebutkan pemerintah terus memantau perkembangan harga minyak dunia yang belum stabil. Pemerintah masih menunggu pengaruh dari pemotongan produksi OPEC+ sekitar 9,7 juta barel per hari pada Mei- Juni 2020.

Lalu, pemotongan sebesar 7,7 juta barel per hari pada Juli- Desember 2020 dan 5,8 juta barel per hari pada Januari 2021-April 2022.

"Jadi pemerintah memantau perkembangan harga minyak yang belum stabil yang memiliki volatilitas tinggi," katanya, Senin (4/5/2020).

Dalam paparan tersebut juga disebutkan harga BBM di Indonesia merupakan salah satu termurah di antara negara-negara ASEAN dan beberapa negara di dunia.

"Kita juga bukan yang termahal di negara ASEAN," imbuhnya.

Selanjutnya, volume penjualan BBM di Indonesia turun secara signifikan sekitar 26,4% pada bulan April dibandingkan kondisi sebelum pandemi COVID-19 yakni Januari - Februari.

Lalu, harga Jenis BBM Umum (JBU) telah mengalami penurunan sebanyak 2 kali di tahun 2020 pada bulan Januari dan Februari, dengan tingkat penurunan yang cukup signifikan di bulan Januari pada kisaran Rp300 per liter-Rp1.750 per liter, dan bulan Februari pada kisaran Rp 50 per liter-Rp300 per liter.

Pemerintah juga tetap mempertahankan kebijakan JBT dan JBKP serta memberikan subsidi untuk minyak tanah dan LPG yang digunakan langsung oleh masyarakat.

"Pemerintah tetap mempertahankan kebijakan untuk jenis BBM tertentu dan JBKP yaitu Premium, tetap memberikan subsidi minyak tanah dan LPG," ujarnya.



Simak Video "Detik-detik Truk Tangki Meledak Saat Warga Berebut BBM"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/eds)