DPR Cecar Menteri ESDM Viral Tagihan Listrik Bengkak

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 04 Mei 2020 14:01 WIB
Warga memasukkan pulsa token listrik di tempat tinggalnya, di Jakarta, Selasa (1/4/2020). Dampak penyebaran pandemi virus COVID-19, Pemerintah mmenggratiskan pembayaran listrik bagi 24 juta masyarakat miskin, untuk pelanggan berdaya listrik 450 VA gratis biaya listrik selama 3 bulan (April-Juni 2020) sedangkan bagi pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi akan diberikan diskon 50 persen. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.
Ilustrasi/Foto: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Jakarta -

Anggota DPR Komisi VII Fraksi PKB Ratna Juwita Sari mempertanyakan viralnya tagihan listrik masyarakat dalam rapat kerja dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif. Sebab, hal ini menjadi polemik di masyarakat.

Padahal, masyarakat berpandangan penggunaan listrik dilakukan sama saja alias standar.

"Terkait polemik pemberian subsidi PLN untuk rumah tangga 450 VA dan 900 VA di media sosial ternyata banyak berseliweran keluhan pelanggan non subsidi di 900 VA dan 1.300 VA. Mereka berasumsi dengan pemakaian seperti biasa standar maksudnya tagihan mereka abodemen listrik ini menjadi naik, bahkan viral di di berbagai medsos," katanya dalam rapat Komisi VII, Senin (4/5/2020).

Dengan kondisi itu, masyarakat pun berasumsi jika ada subsidi silang dari masyarakat yang tidak mendapat subsidi ke golongan yang mendapat subsidi.

"Mereka memiliki asumsi tersendiri bahwa jangan-jangan ada tindakan subsidi silang nih dari PLN untuk membantu yang rumah tangga bersubsidi, diambilkan kenaikan iuran yang non subsidi. Bahkan Komisioner Ombudsman Pak Laode aja sampai berkomentar," jelasnya.

Ia pun meminta penjelasan, jika PLN menyalurkan subsidi maka skemanya harus diperjelas sehingga tidak menimbulkan opini negatif publik.

"Saya mohon apabila PLN memberikan subsidi ini skemanya diperjelas jangan sampai masyarakat memiliki opini negatif terkait hal tersebut," ujarnya.



Simak Video "Ombudsman: Ada Tarif Listrik Warga yang Naik hingga 1.000%"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/eds)