Harga BBM Tak Turun-turun, Anggota DPR: Tak Masuk Akal

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 04 Mei 2020 14:30 WIB
PT Pertamina (Persero) menurunkan harga BBM. Penurunan ini berlaku mulai Minggu 5 Januari 2020 pukul 00.00 waktu setempat.
Ilustrasi/Foto: Antara Foto/M Agung Rajasa
Jakarta -

Harga BBM yang tak kunjung turun menjadi sorotan dalam rapat kerja antara Komisi VII dan Menteri ESDM Arifin Tasrif. Lantaran, harga BBM tak kunjung turun di tengah anjloknya harga minyak mentah dunia.

"Saya juga 2 minggu menanyakan Ibu Dirut Pertamina di saat harga dunia (turun), mengapa harga domestik itu tidak turun itu yang ditanyakan sebagian besar masyarakat Indonesia, karena mungkin ada COVID-19 nggak ada demo," kata Anggota Komisi VII Fraksi Partai Demokrat, Sartono dalam rapat, Senin (4/5/2020).

Anggota Komisi VII Fraksi Golkar Maman Abdurrahman juga meminta agar pemerintah memberikan penjelasan terkait harga BBM yang tak kunjung turun.

"Terkait harga BBM saya pikir setuju, tolong dalam forum terhormat Menteri ESDM menjelaskan kepada kita maupun publik agar ini terang karena terus terang ini juga banyak ditanya," ungkapnya.

Senada, Anggota Komisi VII Fraksi PKS Mulyanto mengkritisi harga BBM yang tak kunjung turun. Bahkan, ia menilai penjelasan pemerintah tak masuk akal.

"Ternyata ketika Pak Menteri menjelaskan di balik sikap kebijakan pemerintah logikanya tak masuk akal saya, terus terang, mohon maaf Pak Menteri. Justru dengan sudut pandang saya pribadi melihat data Pak Menteri sampaikan justru membenarkan harus segera ada penurunan BBM ini," ujarnya.

"Contoh perbandingan ASEAN lihat datanya harga-harga di ASEAN sekarang turun menyikapi COVID ini seharusnya kita mengikuti COVID itu. Apalagi kalau dibanding solar CN-48 , solar CN-51 yang kita justru lebih tinggi dibanding negara ASEAN," paparnya.



Simak Video "Detik-detik Truk Tangki Meledak Saat Warga Berebut BBM"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/eds)