Permintaan India dan China Loyo, Harga Batu Bara Turun ke US$ 52/Ton

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 05 Jun 2020 10:07 WIB
Harga batu bara belum beranjak jauh dari level terendahnya. Selasa (3/11) harga batubara kontrak pengiriman Desember 2015 di ICE Futures Exchange bergerak flat dibanding sehari sebelumnya di US$ 53,15 per metrik ton. Rachman Haryanto/detikcom.
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Harga Batubara Acuan (HBA) bulan Juni kembali terkoreksi ke angka US$ 52,98 per ton atau mengalami penurunan sebanyak US$ 8,13 per ton dari bulan Mei yaitu US$ 61,11 per ton. Minimnya pergerakan ekonomi membuat permintaan batu bara turut mengalami kelesuan terutama di India dan China.

"Stok batu bara di India dan Tiongkok terbilang cukup tinggi. Mereka masih memanfaatkan produksi dalam negeri sendiri," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengutip laman kementerian, Jumat (5/6/2020).

Pengurangan pasokan batu bara dari Indonesia, sambung Agung, tak lepas dari adanya pengaruh kuat dari dampak COVID-19 yang membatasi pergerakan ekonomi masing-masing negara.

"Di tengah pandemi, ada kecenderungan peralihan ke sumber energi alternatif dalam negeri. Itu juga punya jadi pemicu utama selain akibat meningkatkannya hubungan Tiongkok-Australia," terangnya.

Agung menjelaskan, HBA mengalami tren penurunan semenjak COVID-19 ditetapkan sebagai pandemi oleh Word Health Organization (WHO) pada pertengahan Maret lalu. Sempat menguat pada 0,28% pada angka US$ 67,08 per ton di bulan Maret dibanding bulan Februari (US$ 66,89 per ton), HBA mengalami penurunan ke angka US$ 65,77 per ton di bulan April.

Sebagai informasi, HBA sendiri diperoleh dari rata-rata indeks Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platts 5900 pada bulan sebelumnya, dengan kualitas yang disetarakan pada kalori 6322 kcal per kilogram GAR.

Nantinya, harga ini akan digunakan secara langsung dalam jual beli komoditas batu bara (spot) selama satu bulan pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Veseel).



Simak Video "Truk Pembawa Batu Bara Nyusruk di Sumedang, Nyaris Timpa Rumah!"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ara)