Harga Minyak Nyungsep, BP PHK 10 Ribu Pegawai

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 09 Jun 2020 10:00 WIB
BP AKR Fuels Retail mengumumkan bahwa empat SPBU pertama mereka di Indonesia kini telah dibuka. Begini kondisi SPBU milik BP AKR Fuels Retail.
Foto: BP AKR Fuels Ritel
London -

Perusahaan minyak dan gas multinasional British Petroleoum (BP) dikabarkan akan memangkas 10 ribu pegawai akibat jatuhnya harga minyak. Harga minyak sempat anjlok ke harga terendah pada April dan jatuh ke angka negatif pada Mei lalu.

CEO BP Bernard Looney mengatakan bahwa perusahaan akan mengurangi tenaga kerja di seluruh dunia hingga 15% tahun ini. Sebagian besar PHK akan dilakukan di pegawai kantoran, bukan di lapangan.

Selain itu, BP juga mengumumkan bahwa para bos-bosnya tidak akan mendapatkan kenaikan gaji hingga Maret 2021 dan tidak ada bonus untuk 2020 ini.

"Harga minyak telah jatuh jauh di bawah level yang mengakibatkan kerugian jutaan dolar tiap harinya. Kami tidak mendapatkan keuntungan," kata Looney. Dikutip dari CNN, Selasa (9/6/2020).

Dalam menanggulangi krisis ini, perusahaan berencana menata kembali bisnisnya dengan mengkapanyekan emisi nol atau kampanye mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang terbatas hingga 2050, atau kemungkinan bisa lebih cepat.

Harga minyak mentah secara global mencapai level terendah dalam beberapa dekade pada April lalu, nilainya anjlok di awah US$ 20 per barel. Kini sempat rebound dengan nilai di atas US$ 42 per barel. Namun, harga ini masih di bawah harga normal awal tahun ini.


Menanggapi masalah krisis migas di tengah pandemi Corona, BP berencana mengadakan restrukturisasi besar-besaran pada bisnisnya mulai September mendatang.

Sebelum krisis virus Corona, permintaan minyak diperkirakan mencapai puncaknya pada 2040 karena naiknya mobil listrik, peningkatan efisiensi energi dan peralihan ke sumber-sumber alternatif. Namun, Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan permintaan minyak untuk 2020 akan turun 8,6 juta barel per harinya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "200 Karyawan di Makassar Terkena PHK Selama Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]