Pusing Tagihan Listrik Bengkak? Bisa Lapor ke Kantor Luhut Lho

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 09 Jun 2020 18:45 WIB
Electricity, Savings, Energy Efficient, Light Bulb, Calculator
Ilustrasi/Foto: iStock
Jakarta -

Tak hanya masyarakat biasa, Politikus Partai Gerindra Fadli Zon juga mengeluhkan lonjakan tagihan listrik yang terjadi belakangan ini. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) sebenarnya membuka pengaduan terkait hal itu.

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, masyarakat yang merasa tagihan listriknya melonjak bisa melakukan pengaduan melalui email ke pengaduanenergi@maritim.go.id.

"Kalau ada kasus listrik lapor saja ke sana, setelah jumlah banyak kami akan kirim tim untuk investigasi," tuturnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (9/6/2020).

Tim tersebut, lanjut Purbaya akan melakukan investigasi dan mencari akar permasalahannya. Jika PLN yang terbukti lalai akan diberi peringatan.

"Investigasi apakah PLN yang bohong atau masyarakat yang bohong. Kalau PLN main-main kita akan beri peringatan keras," terangnya.

Sebelumnya Fadli Zon dalam melalui akun Twitter-nya mengeluhkan lonjakan tagihan listrik yang dia alami.

"Memang banyak keluhan tagihan listrik melonjak. Sy jg mengalami yg sama," demikian cuitan Fadli Zon dalam akun Twitter-nya, @fadlizon dikutip detikcom, Selasa (9/6/2020).

Dalam postingannya, dia meminta PLN bisa berlaku transparan. Dia ingin perusahaan listrik negara tersebut penjelasan bagaimana tagihan bisa membengkak.

"@pln_123 harus transparan atas keluhan2 di masyarakat. Knp tagihan listrik makin melonjak? Ada privatisasi?," tambahnya.



Simak Video "Pemerintah Jamin Tarif Listrik Tak Naik Hingga Akhir Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(das/eds)