Respons Ahok soal Pemangkasan Direksi Pertamina

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 14 Jun 2020 12:00 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meluncurkan buku Panggil Saya BTP di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Terobosan Menteri BUMN Erick Thohir yang memangkas jumlah direksi PT Pertamina (Persero) menjadi sorotan publik. Erick merampingkan jajaran direksi perusahaan minyak dan gas milik negara itu dari 11 menyisakan enam saja.

Sementara itu, posisi dewan komisaris tidak berubah. Artinya Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok tetap menjadi komisaris utama (Komut). Sebelumnya nama Ahok sempat digadang-gadang menjadi Dirut Pertamina menggantikan Nicke WIdyawati.

Lantas bagaimana respons Ahok sebagai Komut Pertamina terhadap kebijakan Erick Thohir ini? detikcom menghubungi mantan Gubernur DKI Jakarta itu untuk meminta tanggapannya, namun Ahok memilih irit bicara.

Dia enggan berkomentar banyak, dan menyarankan bertanya langsung pada Dirut Pertamina atau Menteri.

"Bisa ke Dirut atau Menteri BUMN," Jawab Ahok singkat merespons pertanyaan detikcom, Jumat malam (12/6/2020).

detikcom berupaya kembali meminta Ahok untuk berkomentar. Namun, suami Puput Nastiti Devi itu tetap irit bicara.

"Nanya ke Menteri atau Wamen," tegas Ahok.

Lalu apa alasan jumlah direksi Pertamina dipangkas hampir setengahnya?

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Usai Bongkar Borok Pertamina, Ahok Temui Erick Thohir"
[Gambas:Video 20detik]