Aramco Hengkang, Kilang Pertamina di Cilacap Jadi Rebutan Investor

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 15 Jun 2020 18:51 WIB
PT Pertamina melalui Refinery Unit (RU) IV Cilacap mengolah minyak bumi sebesar 348.000 BSD. RU IV Cilacap menjadi kilang dengan kapasitas terbesar di Indonesia.
Foto: Selfie Miftahul Jannah
Jakarta -

Sejumlah perusahaan menyatakan minat untuk menggarap pembangunan kilang RDMP Cilacap bersama PT Pertamina (Persero). Hal itu diungkapkan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyikapi hengkangnya Saudi Aramco dari proyek tersebut.

"Jadi sekarang ada beberapa perusahaan yang menyatakan minat untuk kemudian berpartner dengan Pertamina," kata dia dalam diskusi virtual yang disiarkan langsung di Facebook, Senin (15/6/2020).

Dia memastikan Pertamina tetap berkomitmen untuk melanjutkan proyek pembangunan kilang, termasuk di Cilacap walaupun Saudi Aramco mundur. Dia pun menjelaskan latarbelakang hengkangnya perusahaan tersebut.

"Ya memang kita juga mengatakan kalau dealnya itu tidak terjadi karena Aramco menawar kilang eksisting kita terlalu murah, bedanya itu US$ 1 billion lebih gitu. Nah kalau aset negara kemudian dihargai lebih murah US$ 1 billion ya kan masalah, masalah ini kerugian negara, ya lebih baik tidak deal kalau begitu kan," jelasnya.

Dia menjelaskan proyek kilang memang dipandang kurang menarik. Tetapi yang akan dibangun pihaknya bukan hanya kilang minyak. Pertamina akan membangun kilang minyak yang diintegrasikan dengan pabrik petrokimia.

Konsep di atas akan membuat Internal Rate Return (IRR) alias tingkat pengembalian modal menjadi lebih menjanjikan dari proyek tersebut.

"Nah petrokimia ini menjadi salah satu bisnis Pertamina ke depan ketika nanti fossil fuel atau BBM itu demand-nya turun, maka si kilang ini kemudian produksinya kita ubah menjadi memproduksi produk-produk petrokimia, sehingga secara IRR pun masih menarik. Jadi kita komit kita lanjutkan dan progres-progres di lapangan berjalan terus," tambahnya.



Simak Video "AS Tuding Iran atas Serangan Kilang Minyak Arab Saudi"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)