Ada Ahok, Pertamina Bisa Hemat Biaya Endorsement

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 16 Jun 2020 12:11 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meluncurkan buku Panggil Saya BTP di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengaku cukup senang bisa bekerja satu perusahaan dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Salah satu yang dia syukuri adalah, Pertamina tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk biaya endorsement.

Menurut Nicke, Ahok yang merupakan Komisaris Utama cukup membantu Pertamina untuk memberikan informasi ke publik. Sambil berkelakar, dia menilai follower Ahok setara dengan banyaknya endorser terkenal.

"Jadi saya suka bercanda sama beliau. Jadinya kita tidak perlu endorser bayarnya mahal-mahal nih, gitu. Dengan adanya beliau kan jadi langsung, followers-nya kan banyak gitu, dan beliau juga 'ya sudah nggak apa-apa sekalian saya endorse ya' ya sudah makasih Pak. Ya senang-senang saja," ujarnya, Senin (15/6/2020) kemarin.

Nicke mengaku suka bercanda dengan Ahok. Misalnya saja ketika Pertamina masuk ke jajaran perusahaan terbesar di dunia berdasarkan Fortune 500.

"Contoh seperti Pertamina masuk ke Fortune 500, itu kan 2018 (sebelum Ahok menjadi komut). Tapi ketika kemudian yang disandingkannya adalah Pak Ahok jadi lebih, ya nggak apa-apa kan bagus kan," kata dia.

Dia pun mengaku senang saja bekerja dengan Ahok terlepas dari anggapan negatif terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Mengenai Pak Komut ini ya, kalau saya cenderung selalu melihat dari sisi positif ya, karena setiap orang pasti seperti mata uang ya. Jadi ada sisi positif, sisi negatif, ada kiri dan kanan gitu. Jadi ya kita sebagai manusia pasti punya dua sisi itu. Jadi saya selalu melihat dari sisi positif," tambahnya.

isi tas


Simak Video "Ahok Jawab Isu Ditawari Jadi Ketum Partai Hingga Pilih Gabung PDIP"
[Gambas:Video 20detik]
(das/ara)