Bos PGN Buka-bukaan Progres Pembangunan Jargas, Ini Datanya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 06 Jul 2020 16:52 WIB
PGN
Ilustrasi/Foto: dok. PGN
Jakarta -

Realisasi pembangunan jaringan gas (jargas) hingga Juni tercapai 127.864 sambungan rumah tangga (SR). Angka ini masih jauh dari target tahun ini sebanyak 316.000 SR.

"Totalnya tahun 2020 (sebanyak) 127.864 dari rencananya yang 316.000 karena memang ada pengalihan anggaran dari jargas ke penanggulangan pandemi," kata Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Suko Hartono dalam rapat di Komisi VII DPR Jakarta, Senin (6/7/2020)..

Target pembangunan jargas tahun ini sebanyak 316.000 SR yang menelan biaya Rp 3,5 triliun. Namun, yang baru terealisasi 127.864 SR dengan biaya Rp 1,4 triliun dari APBN.

"Adapun rencana PGN 50 ribu sampai saat ini belum bisa kami laksanakan karena memang berbagai hal khususnya tentang penurunan demand," ujarnya.

Dia melanjutkan, pada tahun 2021 pembangunan jargas ditargetkan 734.000 SR dengan nilai Rp 8,1 triliun. Biaya itu berasal dari APBN maupun PGN. Sedangkan di tahun 2022 pembangunan jargas ditargetkan 840.000 SR dengan nilai Rp 9,2 triliun.

"Tahun 2022 mulai mungkin dengan skema KPBU dengan naik jadi 841.000 Rp 9,2 triliun capex, baik mandiri KPBU," ujarnya.

Tahun 2023 ditargetkan pembangunan jargas 800.000 SR dengan nilai Rp 8,8 triliun dan tahun 2024 sebanyak 800.000 SR dengan nilai Rp 8,8 triliun.

"Jadi diharapkan sampai 2024 (sebanyak) 4 juta SR jargas," ungkapnya.



Simak Video "Saluran Jargas di Probolinggo Semburkan Api Gegara Bocor"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ara)